KA Parahyangan Hanya untuk Hari Libur?

Kompas.com - 23/04/2010, 12:46 WIB
EditorGlo

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia melansir, kerugian akibat pengoperasian kereta Parahyangan menurut data terakhir 2009 mencapai Rp 36 miliar. Kerugian materi tersebutlah yang menjadi salah satu alasan PT KA akan menghentikan operasi kereta api Bandung-Jakarta yang dianggap bersejarah mulai 27 April.

"Parahyangan kereta komersial, jadi harus memberi kondisi profit, kita tidak bisa terus-menerus mempertahankan agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar," kata Humas PA KA Daop I Jakarta Sugeng Priyono saat ditemui di kantor Daop I, Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Menurut Sugeng, sejak 2005, atau setelah dibukanya jalan Tol Cipularang yang menghubungkan Bandung-Jakarta, Parahyangan kehilangan penumpangnya. Okupansi penumpang tidak pernah mencapai lebih dari 50 persen kapasitas kereta.

Berbagai upaya pun telah dilakukan PT KA untuk menarik masyarakat menggunakan Parahyangan. "Kita survei, dari 2005 kita sesuaikan dengan kemauan pasar jadwalnya, itu juga tidak signifikan. Sampai dengan memberikan diskon, menurunkan tarif yang paling bawah, sampai menyentuh angka Rp 20.000, tidak beranjak dari 50 persen okupansinya," kata Sugeng.

Bahkan, meskipun pada hari akhir pekan atau hari libur, okupansi penumpang KA Parahyangan bisa mencapai 80 persen. "Tidak menutup kemungkinan nanti kita akan mengoperasikan Parahyangan pada hari libur saja, tapi jika Argo Gede tidak bisa menampung," katanya.

Selain itu, Sugeng juga menyampaikan bahwa kondisi prasarana perjalanan kereta api Bandung-Jakarta kurang memungkinkan untuk pengoperasian dua jenis kereta, yakni Argo Gede dan Parahyangan. "Secara geografis perjalanan Bandung Jakarta juga banyak tebing, sering longsor," katanya.

Dengan demikian, penghentian seluruh perjalanan KA Parahyangan dapat memberikan hasil yang positif, meningkatkan efektivitas dengan memaksimalkan pengoperasian Argo Gede. "Toh masih ada Argo Gede, harganya pun tidak terlalu berbeda, Parahyangan Eksekutif dan Argo Gede sama-sama di kisaran Rp 50.000," imbuhnya.

Seperti yang telah diberitakan, 27 April, pengoperasian KA Parahyangan yang dianggap bersejarah dan pernah menjadi urat nadi perjalanan Bandung-Jakarta akan dihentikan. Sebagai gantinya, PT KA akan membuka jalur perjalanan Bandung-Malang (Malabar).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X