Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indomie Dirazia Depkes Taiwan

Kompas.com - 11/10/2010, 09:13 WIB
EditorTri Wahono

TAIPEI, KOMPAS.com — Petugas Departemen Kesehatan dan Makanan Taiwan melakukan razia mendadak ke beberapa toko dan menyita mi instan Indomie produksi Indonesia. Mereka menyatakan, mi instan buatan Indofood tersebut mengandung dua bahan yang tidak diperkenankan untuk digunakan dalam makanan dan dilarang diperjualbelikan.

Seperti dilaporkan Blindie Lee, bloger Kompasiana, menurut tes yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Taiwan, Indomie memiliki 2 bahan pengawet yang tidak lolos dalam klasifikasi barang impor, yaitu bahan pengawet hydroxy methyl benzoate pada minyak dan bahan pengawet benzoic acid pada bumbunya.

Kepala administrasi bagian medicine food Wang Shu Fen menyatakan, hydroxy methyl benzoate biasanya dipakai untuk bahan kosmetik. Taiwan sendiri melarang memakai bahan pengawet ini di dalam makanan. Adapun benzoic acid dipakai untuk bahan pengawet makanan, tetapi dilarang dipakai di mi instan. Bahan pengawet ini jika dikonsumsi berkepanjangan akan merusak kinerja liver, sakit maag, muntah, dan keracunan asidosis metabolik.

Dalam rekaman video yang disiarkan PTS (Public Television Service), tampak sejumlah petugas menyegel kardus Indomie dan mengambil mi instan dari rak-rak toko. Konsumen yang sempat membeli mi instan tersebut pun kaget begitu razia dilakukan.

Saat dihubungi Kompas.com, pihak Indofood Consumer Brand Product (ICBP) selaku produsen mi instan tersebut akan mengecek situasi di Taiwan terkait razia tersebut. Indofood tidak yakin mi yang terkena razia adalah produk yang diekspor resmi ke Taiwan karena selama ini perusahaan telah memenuhi aturan yang berlaku di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lowongan Kerja LRT Jakarta untuk Lulusan SMK-D3, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

    Lowongan Kerja LRT Jakarta untuk Lulusan SMK-D3, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

    Work Smart
    Aneka Upaya Penyehatan Asuransi Jasindo, dari Aksi Korporasi sampai Perbaikan Fundamental

    Aneka Upaya Penyehatan Asuransi Jasindo, dari Aksi Korporasi sampai Perbaikan Fundamental

    Whats New
    Pukul Pegawai Restoran Ramen, Driver Gojek Dipolisikan hingga Diputus Kemitraannya

    Pukul Pegawai Restoran Ramen, Driver Gojek Dipolisikan hingga Diputus Kemitraannya

    Whats New
    Jokowi Singgung Tingginya Margin Bunga Bersih Perbankan, Bos BCA Berikan Penjelasan

    Jokowi Singgung Tingginya Margin Bunga Bersih Perbankan, Bos BCA Berikan Penjelasan

    Whats New
    IHSG Ditutup Melemah, Akhiri Penguatan 3 Hari Berturut

    IHSG Ditutup Melemah, Akhiri Penguatan 3 Hari Berturut

    Whats New
    Menjemput (Rumah) Impian Milenial

    Menjemput (Rumah) Impian Milenial

    Whats New
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2022 Tunjukkan Perlambatan

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2022 Tunjukkan Perlambatan

    Whats New
    Kepala Otorita: Dari 142 Investor, 90 Persen Serius Investasi Proyek IKN

    Kepala Otorita: Dari 142 Investor, 90 Persen Serius Investasi Proyek IKN

    Whats New
    Shopee Sempat Error, Manajemen: Saat Ini Sudah Berangsur Normal

    Shopee Sempat Error, Manajemen: Saat Ini Sudah Berangsur Normal

    Whats New
    Mengenal Apa Itu QRIS dan Cara Menjadi Merchantnya

    Mengenal Apa Itu QRIS dan Cara Menjadi Merchantnya

    Work Smart
    Waspadai Modus Penipuan File APK, Kominfo: Hati-hati, Jangan Diunduh

    Waspadai Modus Penipuan File APK, Kominfo: Hati-hati, Jangan Diunduh

    Whats New
    DMO Minyak Goreng Naik Jadi 50 Persen, Ekspor CPO ‘Dibekukan’

    DMO Minyak Goreng Naik Jadi 50 Persen, Ekspor CPO ‘Dibekukan’

    Whats New
    NIM Perbankan 4,4 Persen, Jokowi: Mungkin Tertinggi di Dunia

    NIM Perbankan 4,4 Persen, Jokowi: Mungkin Tertinggi di Dunia

    Whats New
    Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 Dibuka, Hati-hati Penipuan Catut Tim Manajemen

    Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 Dibuka, Hati-hati Penipuan Catut Tim Manajemen

    Whats New
    Luhut: Kenaikan Harga Minyakita akibat Pasokan Domestik Kurang

    Luhut: Kenaikan Harga Minyakita akibat Pasokan Domestik Kurang

    Whats New
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+