Singapura Investigasi Indomie

Kompas.com - 12/10/2010, 10:26 WIB
EditorTri Wahono

SINGAPURA, KOMPAS.com — Kabar penarikan produk mi instan merek Indomie produksi Indofood di Taiwan karena mengandung bahan berbahaya mulai membuat otoritas kesehatan negara lain waspada.

Senin (11/10/2010), situs berita Channelnewsasia.com memberitakan, Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) selaku pengawas produk makanan Singapura juga menyatakan tengah melakukan investigasi terhadap produk Indomie yang dijajakan di Negeri Singa itu.

AVA ingin memastikan bahwa produk buatan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) itu aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya. Hal ini terkait dengan peristiwa sebelumnya ketika Departemen Kesehatan Taiwan menyatakan bahwa produk Indomie mengandung pengawet para hydroxy benzoic acid yang hanya boleh digunakan di produk kosmetik.

Menurut AVA, Singapura juga tidak mengizinkan pemakaian zat pengawet itu pada produk mi instan. Saat ini, AVA tengah melakukan pengujian. Mereka berjanji akan segera mengumumkan hasilnya ke publik begitu proses tes selesai. Namun, AVA belum akan menarik produk Indomie produksi Indofood itu dari pasar.(KONTAN/Cipta Wahyana)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X