Pembatasan buat Pelat Hitam Lebih Simpel

Kompas.com - 02/12/2010, 08:12 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah akan memberlakukan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan memilih opsi pembatasan BBM subsidi untuk seluruh kendaraan pelat hitam.

Rusman beralasan penerapan opsi tersebut lebih sederhana ketimbang pelarangan untuk kendaraan pelat hitam di atas tahun 2005. "Kalau dibatas-batasi, implementasinya di lapangan akan repot," katanya, Rabu (1/12/2010).

Apalagi, dia mengatakan, pembatasan BBM pada pelat hitam tidak ada multilayer effect. ”Karena tidak ada pengaruhnya pada angkutan, kemudian barang-barang pokok juga tidak naik,” ujarnya.

Yang penting, Rusman mengingatkan, penerapan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi ini sangat memerlukan kesiapan Pertamina untuk menyediakan BBM nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia. Maklum saja, Rusman menilai penerapannya nanti tentu akan sulit. ”Ada konsekuensi bagi Pertamina memperluas jaringan untuk menyediakan Pertamax atau BBM nonsubsidi,” ujarnya.

Saat ini Rusman mengatakan, pasokan BBM nonsubsidi di daerah-daerah masih seret. Pertamina sendiri mengakui masih banyak daerah, terutama di luar Jawa, yang belum bisa menyediakan BBM nonsubsidi. (Irma Yani/Kontan)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X