Pelat Hitam Paling Rakus Minum Premium

Kompas.com - 06/12/2010, 19:35 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala BPH Migas Tubagus Ismail mengungkapkan, realisasi BBM bersubsidi sepanjang tahun ini, 90 persen didominasi oleh transportasi darat. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dikonsumsi oleh mobil pribadi.

"Kami juga punya data 53 persen konsumsi premium diminum oleh kendaraan pribadi pelat hitam," ujar Tubagus pada rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (6/12/2010).

Sisanya 40 persen terdistribusi ke sepeda motor, 4 persen angkutan barang, dan 3 persen angkutan umum. Tiga wilayah yang paling banyak mengonsumsi premium adalah Jawa dan Bali tanpa Jabodetabek sebesar 41 persen, Jabodetabek sebesar 18 persen, dan Sumatera (tidak termasuk kota besar) sebesar 18 persen.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah data yang dipaparkan tersebut mengarah pada opsi pertama pembatasan BBM, Tubagus menegaskan, hal tersebut bukan kewenangan BPH Migas.

"Kami hanya menyampaikan suatu data. Soal pembatasannya biar pemerintah (Kementerian ESDM) yang akan menyampaikan ke Komisi VII. Saya tidak berkompetisi berbicara opsi karena tugas BPH adalah melakukan pengaturan dan pengendalian. Kebetulan yang kami sampaikan ini terkait opsi A," kata Tubagus.

Sekadar mengingatkan, pemerintah punya dua opsi seputar pembatasan BBM bersubsidi. Opsi pertama adalah pembatasan konsumsi BBM subsidi bagi semua kendaraan pribadi berpelat hitam. Opsi kedua adalah pembatasan bagi kendaraan pelat hitam untuk keluaran tahun 2005 ke atas.

Tubagus menambahkan, jenis kendaraan yang menjadi sasaran pembatasan jenis BBM bensin dan premium adalah kendaraan pribadi roda empat (pelat hitam), kendaraan instansi pemerintah roda empat (pelat merah), dan kendaraan TNI-Polri.

Hanya kendaraan dengan pelat kuning, seperti angkutan umum dan angkutan barang, kendaraan roda dua dan roda tiga yang berhak memperoleh bensin premium. (Kontan/Astri Karina Bangun)

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    Whats New
    Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

    Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

    Work Smart
    Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

    Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

    Work Smart
    Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

    Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

    Whats New
    Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

    Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

    Whats New
    Mau Ubah Gaya Hidup Jadi 'Less is More'? Begini Cara Memulainya

    Mau Ubah Gaya Hidup Jadi "Less is More"? Begini Cara Memulainya

    Earn Smart
    [POPULER MONEY]  Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

    [POPULER MONEY] Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

    Whats New
    Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

    Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

    Earn Smart
    Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

    Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

    Work Smart
    [TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari 'Ghosting' | Seni Merayakan 'Ghosting' | Dampak 'Sidebarring' dengan Pasangan

    [TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari "Ghosting" | Seni Merayakan "Ghosting" | Dampak "Sidebarring" dengan Pasangan

    Whats New
    Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

    Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

    Whats New
    Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

    Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

    Whats New
    Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

    Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

    Whats New
    Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

    Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

    Work Smart
    Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

    Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X