Sharon: Lippo Serius Kembangkan Properti "Healthcare"

Kompas.com - 12/01/2011, 21:47 WIB
EditorR Adhi KSP

KOMPAS.com — Lippo makin agresif dan serius mengembangkan properti healthcare. Dalam lima tahun ke depan, Lippo berambisi membangun dan mengoperasikan 25 rumah sakit di berbagai kota di Indonesia, termasuk Papua.

Sharon Tjokrorahardjo (26) adalah salah satu generasi ketiga keluarga Riady. Cucu taipan Mochtar Riady ini sebelumnya aktif dalam dunia hospitality di Hotel Aryaduta. Sejak tahun 2010, Sharon aktif di Siloam Hospitals.

"Saya ingin mengaplikasikan dunia hospitality ke dunia hospital," kata Sharon. Grup Lippo menargetkan membangun dan mengoperasikan 25 rumah sakit dalam lima tahun ke depan ini. Lippo tidak hanya melayani masyarakat kelas menengah atas, tetapi juga masyarakat menengah bawah yang membutuhkan layanan kesehatan.

"Komitmen kami di bidang kesehatan adalah memberikan layanan kesehatan berkualitas dan berkesinambungan berdasarkan konsep patient safety. Dengan tele-medicine, pasien-pasien kritis di daerah-daerah terpencil di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas dengan biaya yang terjangkau. Saya berharap pembangunan dan pengembangan Siloam Hospitals Group dapat berperan dan mendukung program pemerintah Indonesia khususnya dalam upaya pencapaian pelayanan kesehatan yang efisien, bermutu, merata, serta terjangkau," ujar Sharon.

Berikut ini wawancara khusus Robert Adhi Ksp dengan Sharon Tjokrorahardjo, Corporate Network and Communication General Manager Siloam Hospitals di sebuah resto di Siloam Hospitals Lippo Village, Selasa (11/1/11).

Grup Lippo kini makin agresif membangun dan mengoperasikan rumah sakit di berbagai kota di Indonesia. Mengapa Lippo mengembangkan rumah sakit?
Tiga unsur penting yang menentukan perkembangan suatu kota adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ketika Lippo Village dibangun tahun 1990-an, yang dibangun kali pertama adalah sekolah dan rumah sakit.

Selain itu, kami melihat kesenjangan kesejahteraan yang sangat besar yaitu kebutuhan kesehatan yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah layanan kesehatan yang tersedia. Kami ingin mengambil peran dalam program pemerintah khususnya di transformasi sosial di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kami berharap ke depan layanan kesehatan di Indonesia mendapatkan kepercayaan dari penduduk Indonesia sehingga mereka tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

Apa visi Lippo dalam mengembangkan rumah sakit?

Sejalan dengan visi Lippo Group, visi kami adalah impacting lives through creating accessibility and affordability for world class healthcare experience.

Seperti Anda ketahui, Siloam Hospitals Lippo Village adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang mendapat akreditasi JCI (Joint Commission International), fokusnya adalah patient safety and patient comfort.

Kami berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan dekat bagi semua lapisan masyarakat dengan fasilitas perlengkapan medis terkini dan termodern, dan juga kampanye kesehatan yang mendorong masyarakat untuk lebih aware terhadap kesehatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X