Samudera Sukardi Dirikan Maskapai Baru

Kompas.com - 31/01/2011, 09:13 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur Utama (Dirut) Riau Airlines (RAL), Samudera Sukardi, bakal membuat perusahaan penerbangan baru di Indonesia.

Mantan Dirut Pelita Air Services yang sudah malang melintang di dunia penerbangan itu menggandeng dua investor lain yaitu investor lokal dan investor India, membuat maskapai Pacific Royale.

Saat ini Pacific Royale telah dalam proses di Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP). "Kami menargetkan bisa mendapatkan SIUP pertengahan tahun dan secepatnya beroperasi," kata Samudera dalam pesan singkat yang dikirimkan ke Tribun di Jakarta, Minggu (30/1/2011).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, memang ada investor asal India diperkirakan bakal "bermain" pada bisnis penerbangan tanah air. Satu investor dari India tersebut telah dirangkul oleh mitra lokal untuk membuat airline dengan konsep full services.

"Maskapai tersebut telah mendaftarkan diri sebagai badan usaha Indonesia dengan nama PT Pasific Royale dan rencananya beroperasi pada pasar angkutan niaga berjadwal. Saat ini orang-orang lokalnya tengah mengurus SIUP," kata Herry Bakti saat dihubungi.

Dijelaskannya, ada dua investor lokal yang akan berpartisipasi dalam pendirian maskapai tersebut, mereka adalah Ny Gunarni Soeworodan Samudera Sukardi. Gunarni adalah mantan Komisaris Garuda Indonesia, sedangkan Samudera juga pernah menjabat sebagai VP di Garuda serta pelaksana tugas direktur PT Abacus, anak usaha Garuda.

Samudera yang juga kakak mantan Menteri Negara BUMN, Laksamanan Sukardi, rencananya akan menjadi ekskutif investor. Namun Herry menyatakan dirinya lupa siapa investor India tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu hal yang pasti komposisi investor lokal harus dominan yakni 51 persen sesuai regulasi," jelasnya.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X