Pemeriksaan Pegawai PT KAI Tertutup

Kompas.com - 02/02/2011, 12:20 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemeriksaan internal awak kereta api dan petugas perjalanan kaitannya dengan tabrakan KA Mutiara Selatan dan KA Kutojaya di emplasemen Stasiun Langen Kota Banjar, yang berlangsung mulai Rabu (2/2/2011) ini, dilakukan secara tertutup.

Investigasi oleh tim PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto Jawa Tengah, tersebut tidak akan dibuka kepada publik. "Pemeriksaan bersifat tertutup. Karena hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi internal perusahaan saja," ujar Kepala Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Surono.

Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan oleh tim internal disebut Comitee van Onderzog (CO) itu tidak ada kaitannya dengan investigasi kecelakaan oleh Komite Nasional Keselamatan Tranaportasi (KNKT) maupun kepolisian.

Sebanyak 19 awak KA dan petugas perjalanan akan dimintai keterangan secara maraton. Terdiri dari 5 awak KA Mutiara Selatan, dan 5 awak KA Kutojaya. Mereka masing-masing, masinis, asisten masinis, kondektur, petugas layanan KA dan petugas pengatur suhu ruangan (AC).

Selain itu, diperiksa pula 3 orang petugas pusat pengendali PT KAI Daop V Purwokerto, 3 petugas pemeriksa rangkaian dari Daop VIII Surabaya dan 3 pimpinan perjalanan kereta api di Stasiun Langen (Banjar), Meluwung (Cilacap) dan Sidareja (Cilacap).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

    Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

    Whats New
    Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

    Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

    Whats New
    Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

    Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

    Whats New
    BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

    BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

    Whats New
    Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

    Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

    Whats New
    Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

    Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

    Whats New
    Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

    Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

    Whats New
    Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

    Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

    Whats New
    Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

    Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

    Whats New
    Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

    Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

    Whats New
    Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

    Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

    Rilis
    Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

    Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

    Whats New
    Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

    Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

    Whats New
    KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

    KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

    Whats New
    Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

    Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.