Jika RI Mau Berutang, IMF Siap Bantu

Kompas.com - 03/02/2011, 10:07 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sudah menyatakan tidak akan berutang kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Namun, IMF ternyata masih membuka pintu jika pemerintah berubah pikiran.

Managing Director IMF Dominique Strauss-Khan mengatakan Indonesia dan IMF sudah bekerjasama sejak 10 tahun lalu.Menurutnya, kerjasama itu mampu membantu Indonesia untuk keluar dari krisis ekonomi. "Jika Indonesia membutuhkan, kami sangat senang untuk membantu," ujar Strauss-Khan usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor Presiden, Rabu (2/2/2011).

Tapi, kata dia, saat ini pemerintah Indonesia tidak membutuhkan pinjaman dari IMF. "Saya tidak melihat di masa yang akan datang Indonesia membutuhkan pinjaman," imbuhnya.

Sekadar informasi saja, pemerintah sudah melunasi sisa pinjaman sebesar 3,181 miliar dollar AS ke IMF pada Oktober 2006 lalu. Salah satu alasan pemerintah mempercepat pelunasan pinjaman yang jatuh temponya pada akhir tahun 2010 itu lantaran suku bunga pinjaman IMF naik sejak kuartal ketiga 2005 dari 4,3 persen menjadi 4,58 persen. (Hans Henricus/Kontan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X