Aset Pemerintah Telantar

Kompas.com - 28/02/2011, 03:47 WIB
Editor

Morowali, Kompas - Kisruh pemekaran Morowali dan Morowali Utara hingga kini masih berlanjut. Masyarakat di enam kecamatan, di antaranya Petasia, Mori, Mori Atas, dan Beteleme, terus menuntut agar dimekarkan menjadi Kabupaten Morowali Utara. Sejumlah aset Pemerintah Kabupaten Morowali yang ada di Kolonodale, ibu kota Kecamatan Petasia, kini telantar dan terbengkalai.

”Masalah tuntutan pemekaran ini sesungguhnya sudah mengganggu. Apa pun yang dilakukan pemerintah kabupaten selalu dibawa ke soal pemekaran. Bahkan, kami sudah dianggap pemerintah kabupaten tetangga. Jadi memang persoalannya pelik. Ini juga terus jadi benih konflik. Jadi kami mendesak pemerintah pusat agar serius menanggapi soal pemekaran Morowali Utara,” kata Bupati Morowali Anwar Hafid di Bungku, Minggu (27/2).

Kisruh berawal dari mekarnya Kabupaten Morowali dari Kabupaten Poso. Dalam Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999 tentang Pemekaran Kabupaten Morowali, Buol, dan Banggai Kepulauan disebutkan ibu kota Morowali di Bungku. Namun, sembari mempersiapkan infrastruktur di Bungku, ibu kota berada di Kolonodale, ibu kota Kecamatan Petasia. Saat pemindahan ibu kota tahun 2007, warga di Petasia dan sekitarnya menolak. Warga di enam kecamatan itu meminta berdiri sendiri menjadi Kabupaten Morowali Utara.

Saat pemindahan ibu kota kabupaten ke Bungku, kantor bupati dan gedung DPRD sementara yang dibangun di Kolonodale hampir rampung. Sejumlah perkantoran juga sudah ada, termasuk rumah jabatan bupati. Saat ini aset itu sia-sia. Nilai bangunan yang telantar ini mencapai puluhan miliar rupiah. Kantor bupati dan gedung DPRD menghabiskan dana Rp 10 miliar lebih.

Luas Kabupaten Morowali sekitar 15.000 kilometer persegi, dengan panjang pantai 800 km, meliputi Teluk Tomori dan Teluk Tolo. Jarak dari Moro atau Mori Atas dengan Bungku, ibu kota Morowali, 300-400 km. Bahkan Petasia, yang jadi ibu kota pertama Morowali, berjarak sekitar 150 km dengan Bungku.

Warga di Petasia tetap ingin pemekaran jadi Morowali Utara. ”Bungku terlalu jauh bagi warga di kecamatan Petasia, Mori, Beteleme, dan lainnya. Pelayanan pemerintah juga terbatas karena sudah jauh, kondisi jalan juga rusak,” kata Syamsuddin (40), warga Kolonodale. (Ren)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X