NNT Terancam Berhenti Beroperasi

Kompas.com - 23/03/2011, 21:49 WIB
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyatakan akan menghentikan operasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mulai 19 April 2011 bila keinginan membeli 7 persen saham divestasi 2010 perusahaan pertambangan itu tidak dikabulkan pemerintah pusat.

Pihak NNT berharap Bupati Sumbawa Barat bersedia mengoreksi rencananya dan menempuh cara bijaksana dalam membeli 7 persen saham divestasi yang ditawarkan. "Seluruh instansi pemerintah terkait yang telah mendapat laporan kami sependapat, rencana Pemkab Sumbawa Barat menghentikan operasi NNT itu bertentangan dengan peraturan pemerintah dan ketentuan hukum," kata Presiden Direktur PT NNT Martiono Hadianto, Rabu (23/3/2011) di Jakarta.

Menurut Martiono, penghentian operasi akan merugikan pemerintah daerah, karyawan, pengusaha lokal, dan pemegang saham NNT. "Juga akan terjadi penundaan program pengembangan masyarakat," ujarnya.  

Terkait divestasi, Martiono menjelaskan bahwa NNT telah menjalankan seluruh kewajibannya sesuai ketentuan kontrak karya, yang mengharuskan NNT menawarkan saham divestasi terlebih dahulu kepada pemerintah pusat. Jadi, menurut Martiono, keinginan Pemkab Sumbawa Barat untuk mendapat saham yang ditawarkan itu adalah masalah internal pemerintah KSB dengan pemerintah pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.