Muladi Sarankan Hary Tanoe-Mbak Tutut Mediasi

Kompas.com - 29/03/2011, 15:53 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan  Gubernur Lemhanas Muladi menyarankan CEO Media Nusantara Citra (MNC) Hary Tanoesoedibjo dan Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut melakukan mediasi terkait sengketa PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI). Saat ini TPI sudah berganti nama menjadi MNC TV.

Hal ini diungkapkan Muladi dalam jumpa pers yang membahas tentang pandangan hukumnya terkait sengketa tersebut di Pulau Dua Restaurant, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2011). "Saya sarankan mediasi karena kalau diproses secara hukum itu akan menimbulkan sengketa baru di pengadilan. Yang tidak puas akan minta naik banding. Sedangkan mediasi memungkinkan win-win solution yang menguntungkan kedua belah pihak," jelas Muladi.

Lebih lanjut Muladi mengatakan, mediasi bisa dibantu oleh AMINDO (Asosiasi Media Indonesia) yang bisa memfasilitasi kedua pihak untuk mencari solusi. "Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang tahun 1999 tentang Alternatif Penyelesaian Sengketa Hukum," tambah Muladi.

Menurut Muladi, selama kasus ini masih dalam wilayah perdata, maka mediasi masih mungkin dilakukan. Namun, jika pengadilan sudah memutus sengketa ini dan salah satu pihak melaporkan kepada pihak Polri atas sangkaan telah terjadinya tindak pidana corporate crime, maka mediasi sudah tidak mungkin dilakukan. "Oleh karena itu, sebelum PN memutuskan, saya kembalikan kepada kedua belah pihak untuk memilih melanjutkan perkara atau melakukan mediasi. Saya pribadi menyarankan mediasi karena posisi kedua-duanya sama-sama lemah," tutup Muladi.

Seperti diketahui, status kepemilikan TPI menjadi masalah ketika pihak Mbak Tutut mengklaim bahwa TPI adalah miliknya dan grup setelah pada  8 Juni 2010, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mencabut surat keputusan nomor C-07564.HT.01.04.TH.2005 tanggal 21 Maret 2005. Surat itu mengenai pengesahan akta TPI Nomor 16 tanggal 18 Maret 2005 yang menyatakan bahwa TPI di bawah kuasa Hary Tanoesoedibjo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Spend Smart
[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.