Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penghargaan Spirit Jurnalisme bagi Jakob Oetama

Kompas.com - 20/04/2011, 04:30 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama menerima Medali Emas Spirit Jurnalisme dari Komunitas Hari Pers Nasional 2011. Salah satu tokoh pers nasional ini dinilai berhasil membangkitkan spirit atau semangat jurnalisme dalam memajukan karya jurnalistik, dunia pendidikan, dan manajemen pers sehingga pantas menjadi contoh dan teladan bagi insan pers lain.

Penghargaan kepada Jakob diserahkan Ketua Umum PWI sekaligus Penanggung Jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2011 Margiono dalam acara Silaturahmi Pers Nasional di Aula TVRI di Jakarta, Selasa (19/4). Penghargaan serupa juga pernah diberikan kepada Dahlan Iskan dan almarhum Rosihan Anwar.

Margiono mengatakan, medali emas Spirit Jurnalisme dari Komunitas HPN merupakan penghargaan tertinggi bagi wartawan Indonesia yang mengabdi untuk pers hingga akhir hayatnya. Tokoh-tokoh yang terpilih menjadi lambang prestasi dan profesionalisme pers Indonesia di tengah keluhan masyarakat terhadap kualitas dan profesionalisme wartawan Indonesia saat ini.

Dalam kesempatan itu, Jakob mengatakan dirinya selalu berupaya untuk ngemong atau membimbing segenap karyawan harian Kompas dan grupnya.

”Saya itu barangkali punya kelebihan untuk ngemong yang profesional dan proporsional, serta melakukan manajemen dengan hati dan saling pengertian,” ujar Jakob.

Keberlangsungan pers, kata Jakob, merupakan suatu tantangan yang dibangun dengan kepedulian dan kebersamaan. Dalam perubahan dewasa ini, terutama dengan berkembangnya media digital, insan pers mesti bisa menangkap peluang dan serius mempersiapkan diri.

”Memang kita perlu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan media. Namun, intinya tetap harus pada sikap dan nilai-nilai,” kata Jakob.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan press card number one diberikan kepada 35 wartawan. Mereka merupakan insan pers yang secara konsisten setidaknya dalam kurun waktu 25 tahun berkonstribusi memajukan jurnalistik Indonesia lewat tulisan atau gagasan bermutu yang diakui di tingkat nasional dan internasional.

Penerima press card number one dari Kompas, antara lain Budiarto Shambazy, Ninok Leksono, dan St Sularto, juga mantan wartawan Kompas Dudi Sudibyo dan Moch S Hendrowiyono.

Selain itu, penghargaan HPN Award diberikan kepada fotografer Kompas Agus Susanto, fotografer Jakarta Globe Jurnasyanto Sukarno, serta Surya Fachrizal Ginting dari Suara Hidayatullah dan Indonesia Corruption Watch. (ELN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+