Pabrik Gula Mulai Dibangun di Lamongan

Kompas.com - 14/09/2011, 05:08 WIB
Editor

Lamongan, Kompas - Di Lamongan akan segera beroperasi pabrik gula di Kecamatan Mantup yang berkapasitas produksi terpasang 10.000 ton per hari. Pabrik yang dibangun investor dari Jakarta, PT Kebun Tebu Mas (KTM), itu ditargetkan beroperasi pada September 2013 atau paling lambat April 2014.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lamongan, dari luas lahan sawah yang mencapai 88.221 hektar, lahan tadah hujan yang memiliki potensi perkebunan tebu mencapai 30.771 hektar. Alokasi untuk PT KTM 18.032 hektar. Di luar itu, PT KTM akan membeli tebu dari rakyat dengan sistem jual putus.

Berdirinya pabrik gula yang berada di Desa Kedungsoko, Kecamatan Mantup, akan menjawab permintaan pasar terhadap kebutuhan gula yang semakin tinggi. Selain itu, adanya pabrik gula menyerap tenaga kerja, menurunkan angka pengangguran, dan menciptakan peluang usaha serta bisnis.

”Yang jelas, juga meningkatkan pendapatan asli daerah dan sektor perindustrian,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Lamongan Aris Wibawa, saat konsultasi publik dan sosialisasi analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) pabrik gula di Lamongan, Selasa (13/9).

Ketua Tim Penyusun Amdal dari PT Geospasia Wahana Jaya, Dewi Dwirianti, menuturkan, dengan amdal hak masyarakat akan terlindungi karena dokumen itu merupakan bentuk janji dan akan ada konsekuensi hukum apabila dilanggar. ”Dengan dibuatnya Amdal PT KTM sebelum dimulainya masa produksi yang direncanakan pada akhir tahun ini, maka hak-hak masyarakat sekitar pabrik akan terlindungi.

”Buku amdal merupakan bentuk janji dan akan ada konsekuensi hukum apabila dilanggar,” ujar Dewi.

Petani binaan KTM akan dimanfaatkan menggunakan sisa limbah untuk dijadikan kompos sebagai pupuk atau rabuk tanaman. Selain itu, tidak akan ada lagi truk pengangkut tebu petani yang berjejer menunggu berhari-hari. (ACI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.