Peningkatan Peringkat Jangan Jadi Bumerang

Kompas.com - 16/12/2011, 12:41 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Pengamat pasar modal Yanuar Rizky mengingatkan potensi risiko yang terkandung dalam peningkatan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi. Putaran ekonomi kita yang berbiaya moneter mengandung bahaya peningkatan peringkat bisa menjadi bumerang yang menyakitkan.

"Ini bisa bahaya seperti yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Putaran ekonomi dengan cara moneter ada batasnya," kata Yanuar di Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Uang yang diputar di pasar keuangan harus dapat diubah menjadi uang primer sehingga pajak naik dan resiko gagal bayar (di masa depan) tidak terjadi. Ini mengacu dari pengalaman Eropa dan AS yang beberapa saat lalu peringkat utangnya lebih bagus lagi, namun karena tidak mampu mengendalikan pertumbuhan ekonomi berkualitas akhirnya terpuruk.

"Jadi, rating jangan dilihat hari ini, karena kepuasan saat ini tercermin dari pelaku pasar keuangan. Jangan menjadi bumerang seperti Eropa dan AS," kata Yanuar.

Menurut Yanuar, ciri kesamaan pengelolaan keuangan kita seperti Eropa dan AS terlihat. Antara lain, tertinggi kliring malah pengelolaan moneter dan kedua setelah itu transaksi pemerintah.

"Maka, yang harus dilakukan adalah bagaimana transaksi pemerintah dari surat utang negara harus mampu diejawantahkan ke sektor riil. Bukan seperti sekarang yang didorong lebih banyak ke belanja rutin pemerintah sehingga daya dorong pajaknya rendah," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.