Swasembada Gula 2014 Hanya Mimpi

Kompas.com - 04/01/2012, 18:37 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Target swasembada gula pada 2014 diperkirakan tidak tercapai karena tidak ada pembenahan di hulu usaha tani dan di hilir pabrik. Produksi gula petani sulit naik, sementara gula impor terus membanjiri pasar.

Pengamat pertanian, Bustanil Arifin, di Jakarta, Rabu (4/1/2012), mengatakan, rendahnya rendemen gula menjadi persoalan mendasar di hulu. Lonjakan produksi sulit diharapkan jika rendemen hanya 7 persen, sementara potensinya 12-14 persen. Setiap kenaikan rendemen sebesar 1 persen, terdapat potensi tambahan produksi gula sekitar 300.000 ton.

Beberapa metode konvensional yang bisa dilakukan adalah perbaikan varietas, optimalisasi waktu tanam, pupuk berimbang, pengendalian organisme pengganggu, serta perbaikan sistem tebang dan pengangkutan.

"Tidak konvensional, tetapi kita juga perlu langkah terobosan, seperti perbaikan insentif manajemen produksi tebu, mulai dari sistem bagi hasil, sistem transfer tebu, pengukuran kualitas tebu, hingga insentif harga," paparnya.

Di bagian hilir, lanjutnya, revitalisasi dan restrukturisasi pabrik gula menjadi kebutuhan mendesak. "Untuk urusan itu, seharusnya kita banyak belajar dari pabrik swasta berskala besar, seperti Sugar Group, Gunung Madu Plantations, dan Kebun Agung," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.