Target Kapasitas Terpasang PLTP Bertambah 135 MW

Kompas.com - 07/01/2012, 02:41 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menargetkan penambahan kapasitas daya sebesar 135 megawatt dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi tahun 2012. Peningkatan kapasitas terpasang itu berasal dari tiga pembangkit listrik, yakni PLTP Ulubelu di Lampung; PLTP Lahendong Unit 4 di Tomohon, Sulawesi Utara; dan PLTP Ulumbu di Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kepala Divisi Energi Baru Terbarukan PT PLN Mohamad Sofyan, Jumat (6/1) di Jakarta, perseroan itu tengah menggarap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu dengan kapasitas 2 x 55 MW yang berlokasi di Lampung. Pembangkit listrik itu ditargetkan mulai beroperasi pertengahan 2012.

Proyek pembangunan pembangkit listrik itu merupakan hasil kerja sama PLN dan Pertamina Geothermal Energy (PGE). Jadi, PGE memproduksi uapnya, sedangkan PLN yang membangun pembangkitnya. ”Harga uap dari wilayah kerja panas bumi yang dihasilkan itu 4,3 sen dollar AS per kWh,” katanya.

Selain itu, PT PLN menggarap PLTP Lahendong unit 4 berkapasitas 20 MW yang berlokasi di Sulawesi Utara. Pembangkit listrik itu saat ini memasuki tahap pengujian. ”Jadi, saat ini tinggal reability run selama satu bulan. Dengan demikian, pada Februari ini, PLTP Lahendong sudah beroperasi secara komersial,” ujarnya.

Pembangkit listrik Lahendong juga digarap PLN, sedangkan produksi uap dari wilayah kerja panas bumi itu dihasilkan PGE.

Sementara itu, PLTP Ulumbu di Flores berkapasitas 2 x 2,5 MW juga akan beroperasi tahun ini. Jadi, total kapasitas pembangkit listrik itu sebesar 5 MW.

”Jadi, sama statusnya seperti Lahendong, dia sudah mulai pengujian. Untuk Ulumbu ini, PLN seluruhnya,” katanya.

Kapasitas terpasang PLTP di Indonesia meningkat 37 MW, dari 1.189 MW menjadi 1.226 MW. Penambahan kapasitas itu berasal dari mulai beroperasinya PLTP Lahendong unit 4 berkapasitas 20 MW. Sementara PLTP Darajat yang semula kapasitas total 255 MW meningkat 15 MW menjadi 270 MW, dengan mengoptimalkan turbin-turbin pembangkit. Adapun PLTP Salak yang semula total kapasitas terpasang 375 MW naik jadi 377 MW. (EVY)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X