Menteri BUMN Akan Memperbaiki 51 Pabrik Gula

Kompas.com - 11/02/2012, 10:00 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain akan menyiapkan 100.000 hektar sawah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan juga akan memperbaiki 51 pabrik gula guna memenuhi konsumsi gula masyarakat.

"Kami ingin memperbaiki 51 pabrik gula tahun ini," ujar Dahlan Iskan saat berbincang dengan wartawan di sela makan malam bersama Komunitas Ayo Selamatkan Indonesia (KASI) di Soto Kudus Kauman, Jalan Lebak Bulus Raya, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2012).

Dahlan menerangkan, hingga kini pabrik gula yang berhasil diperbaiki sebanyak 12 pabrik. Namun, Dahlan menambahkan bahwa ada 22 pabrik gula yang sulit diperbaiki baik alat kelengkapan maupun pengelolaannya. "Yang 22 pabrik itu sulit sekali diperbaiki sehingga mungkin tahun depan baru selesai perbaikannya," kata Dahlan.

Dahlan menuturkan, yang menjadi indikasi kurang produktifnya produksi gula lantaran hubungan antara pemilik pabrik dan petani kurang baik sehingga menghambat produksi. "Pabrik gula tidak dipercaya petani karena memang hubungan keduanya jelek," ungkap Dahlan. (Tribunnews/Imanuel Nicolas Manafe)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.