Habibie: Esemka Cuma Mobil "Dolanan"

Kompas.com - 07/03/2012, 14:31 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, mengatakan, mobil Esemka tidak dibuat secara profesional.

"Mobil Esemka itu cuma dolanan, pembuatannya tidak profesional. Masa anak-anak yang baru tamat sekolah menengah pertama (SMP) sudah mau jadi montir, ya, pasti belum ada pengalaman," kata BJ Habibie seusai acara talkshow Merah Putih di kediamannya, Patra Kuningan 13, Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Menurut Habibie, untuk bisa menciptakan sebuah industri otomotif diperlukan pengalaman serta riset yang cukup, tidak serba instan. "Untuk bisa masuk ke dalam industri otomotif dan bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar, membutuhkan waktu yang panjang," tutur dia.

Lebih lanjut Habibie mengungkapkan kecurigaannya akan adanya kepentingan politik di balik pemberitaan mobil Esemka. "Menurut saya, ada ’interest’ politik di balik semua ini. Oleh karena itu, saya sarankan media berhenti mengangkat topik ini, anggap sepi saja," ujar dia.

Habibie menyarankan, membangkitkan industri otomotif di Tanah Air sebaiknya dimulai dengan membidik industri sepeda motor. "Indonesia ini adalah masyarakat terbesar yang memanfaatkan sepeda motor di bumi. Kenapa kita tidak mengembangkan itu saja, sediakan anggarannya, lakukan riset yang menyeluruh, saya rasa itu lebih rasional," papar Habibie.

Meski begitu, Habibie tetap memberi semangat kepada generasi muda, terutama siswa sekolah menengah kejuruan yang telah berhasil membuat mobil Esemka. "Tidak ada sesuatu yang datang dengan percuma, semua harus dilakukan melalui perjuangan yang dibarengi dengan pengorbanan, kita tetap harus optimistis terhadap masa depan bangsa," kata dia.

 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

Impor dari China Turun Tajam, Alhamdulillah Neraca Dagang RI Surplus...

Impor dari China Turun Tajam, Alhamdulillah Neraca Dagang RI Surplus...

Whats New
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kemenhub Minta Masyarakat Bersabar

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kemenhub Minta Masyarakat Bersabar

Whats New
Kembali Naik, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.534 Triliun

Kembali Naik, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.534 Triliun

Whats New
Ini Modal Desa Kutuh Bisa Raup Puluhan Miliar Rupiah

Ini Modal Desa Kutuh Bisa Raup Puluhan Miliar Rupiah

Work Smart
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 8.000

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 8.000

Whats New
Gelar 10.10 Brands Festival, Belanja di Shopee Gratis Ongkir

Gelar 10.10 Brands Festival, Belanja di Shopee Gratis Ongkir

Spend Smart
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Ini yang Diminta AP II kepada Penumpang

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Ini yang Diminta AP II kepada Penumpang

Whats New
3 Investor Asing Tertarik Bangun LRT Jawa Timur, Siapa Saja?

3 Investor Asing Tertarik Bangun LRT Jawa Timur, Siapa Saja?

Whats New
Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Jadi Terminal Traveloka, Apa Sebabnya?

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Jadi Terminal Traveloka, Apa Sebabnya?

Whats New
Sampah Mengancam, Masyarakat Turun Tangan ke Kawasan Marunda

Sampah Mengancam, Masyarakat Turun Tangan ke Kawasan Marunda

BrandzView
Pakai Ikat Kepala Khas Batak, Susi Minta Masyarakat dan Turis Diet Plastik

Pakai Ikat Kepala Khas Batak, Susi Minta Masyarakat dan Turis Diet Plastik

Whats New
Ada Kabut Asap, Kemenhub Sebut Bandara di Kalimantan dan Sumatera Tetap Beroperasi

Ada Kabut Asap, Kemenhub Sebut Bandara di Kalimantan dan Sumatera Tetap Beroperasi

Whats New
Kilang Aramco Diserang Drone, Harga Minyak Bisa Tembus 100 Dollar AS?

Kilang Aramco Diserang Drone, Harga Minyak Bisa Tembus 100 Dollar AS?

Whats New
81 Penerbangan Lion Air Group Dibatalkan akibat Kabut Asap, Ini Daftarnya

81 Penerbangan Lion Air Group Dibatalkan akibat Kabut Asap, Ini Daftarnya

Whats New
[POPULER MONEY] Desa di Bali Raup Pendapatan Rp 50 Miliar | Lowongan Kerja Bank Indonesia

[POPULER MONEY] Desa di Bali Raup Pendapatan Rp 50 Miliar | Lowongan Kerja Bank Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X