Dahlan Iskan Usulkan Penggunaan e-BBM

Kompas.com - 04/04/2012, 08:39 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengusulkan penggunaan kartu elektronik BBM (e-BBM) untuk mengontrol konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi. Nantinya, kartu e-BBM ini dipakai pengendara bermotor yang mengonsumsi BBM subsidi.

Dahlan mengaku usulan itu belum disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Alhasil, dia belum mau menjelaskannya secara detail. "Itu nantilah, Presiden belum memutuskan," kataya, Selasa (3/4/2012).

Menurut Dahlan, usulan penggunaan e-BBM ini lebih relevan ketimbang mengeluarkan aturan yang melarang penggunaan BBM subsidi bagi kendaraan kelas menengah. Sebab, dia berdalih setiap orang berhak menggunakan BBM subsidi. "Nanti itu dianggap melanggar peraturan atau hak asasi manusia," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yang menegaskan pemerintah tidak mungkin membuat aturan yang melarang penggunaan Premium untuk golongan tertentu. "Nanti ada yang merasa didiskriminasi. Kami ingin sebaiknya masyarakat mampu janganlah menggunakan BBM bersubsidi," ujarnya.

Pemerintah mulai mengkhawatirkan konsumsi BBM subsidi lantaran banyak yang beralih dari BBM nonsubsidi. Peralihan ini dikhawatirkan bisa mendorong konsumsi BBM subsidi membengkak. (Yudho Winarto/Kontan)

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X