Mayora Belum Tertarik Bangun Pabrik di Luar Negeri

Kompas.com - 09/04/2012, 18:39 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Mayora Indah Tbk belum berencana membangun pabrik di luar Indonesia. Saat ini, Mayora merasa cukup memproduksi makanan kemasan di Indonesia.

Direktur Utama Mayora Andre Sukendra Atmadja mengemukakan hal itu, saat ditanya rencana ekspansi produksi ke luar negeri. "Kami konsentrasi di Indonesia. Tapi, di semua negara Asean kami punya marketing office, sudah mewakili," kata Andre seusai jumpa pers di Jakarta, Senin (9/4/2012).

Saat ini, sekitar 64,8 persen produksi Mayora dipasarkan di dalam negeri dan 35,2 persen diekspor. Penjualan ekspor terus meningkat dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2007, penjualan ekspor Rp 231 miliar.

Jumlah ini meningkat menjadi Rp 613 miliar pada tahun 2008, Rp 952 miliar pada tahun 2009, Rp 2,194 triliun pada tahun 2010, dan Rp 3,329 triliun pada tahun 2011. Saat ini, produk Mayora diekspor ke 80 negara, di antaranya Jerman, Rusia, Iran, Amerika Serikat, Nigeria, Jepang, dan Australia.

Perusahaan yang go publik pada tahun 1990 itu memiliki enam divisi, yakni biskuit, kembang gula, kopi. Wafer, cokelat, dan makanan kesehatan. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X