Potensi Perdagangan RI-Afsel 16 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 12/04/2012, 15:16 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, mengatakan nilai perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan masih rendah yakni 2,1 miliar dollar AS pada tahun 2011. Ke depan, nilai perdagangan kedua negara ini bisa ditingkatkan sampai delapan kali lipat. "Total nilai perdagangan Indonesia-Afrika Selatan berpotensi untuk ditingkatkan delapan kali lipat hingga mencapai 16 miliar dollar AS,"sebut Bayu, saat membuka forum bisnis pengusaha Indonesia dan Afrika Selatan di Cape Town, Afrika Selatan, Rabu (11/4/2012) waktu setempat.

Total nilai perdagangan Indonesia dan Afrika Selatan masih terbilang rendah meskipun naik signifikan sebesar 23,95 persen dari 2010 yang sebesar 1,1 miliar dollar AS. Nilai itu masih jauh dari potensi yakni hasil perhitungan 1 persen dari gabungan Produk Domestik Bruto (PDB) Afrika Selatan sebesar 548,3 miliar dollar AS dan Indonesia yang mencapai 1,1 triliun dollar AS.

Kepada para peserta bisnis forum, Bayu menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dan Afrika Selatan telah terbina sejak 300 tahun yang lalu dengan hadirnya Sheikh Yusuf, seorang pahlawan kelahiran Indonesia yang membentuk komunitas Islam di Afrika Selatan.

"Namun hubungan orang per orang (people to people) antara masyarakat Indonesia dan Afrika Selatan yang telah erat ini perlu lebih ditingkatkan lagi menjadi hubungan antar pebisnis (business to business) agar nilai perdagangan kedua negara dapat ditingkatkan secara optimal. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan melakukan misi dagang," tambahnya.

Wamendag menekankan pentingnya bagi Indonesia dan Afrika Selatan untuk mendorong kerja sama Selatan-Selatan (South-South cooperation). Populasi ASEAN terdiri dari 600 juta orang dan Afrika Selatan dapat memanfaatkan Indonesia sebagai basis produksi untuk melebarkan akses pasarnya hingga ke negara-negara ASEAN.

Sementara itu, Indonesia juga dapat memanfaatkan Afrika Selatan sebagai pintu gerbang akses pasar ke negara-negara Afrika lainnya karena Afrika Selatan merupakan pemimpin dari negara-negara yang tergabung dalam the Southern African Development Community (SADC) dan the South African Custom Union (SACU).

Ia menekankan Afrika Selatan merupakan mitra dagang dan investasi yang sangat menarik bagi Indonesia karena negara ini adalah pasar dengan potensi terbesar di Sub-Saharan Afrika, mengingat daya beli masyarakatnya yang besar, serta pengaruhnya yang kuat di wilayah Afrika. Terhadap ini, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami, menjelaskan bahwa struktur perdagangan kedua negara bersifat komplementer, sehingga perdagangan bilateral dapat menguntungkan kedua negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.