Orang Afsel Suka Rokok dan Mi dari Indonesia

Kompas.com - 12/04/2012, 15:52 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

DURBAN, KOMPAS.com — Nilai perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan memang masih kecil, yaitu 2,1 miliar dollar AS pada tahun 2011. Namun, sejumlah produk mempunyai segmen pasar tersendiri di masyarakat Afrika Selatan, yaitu rokok kretek dan mi instan.

Hal itu diungkapkan Alex Alamsyah, seorang pengusaha Indonesia yang menjadi importir di Johanesburg, Afrika Selatan (Afsel), di sela-sela Forum Bisnis Indonesia-Afsel di Durban, Afsel, Kamis (12/4/2012).

"Saya mengimpor rokok Gudang Garam dan mi," ujar Alex yang berasal dari Sumatera Barat itu.

Alex mencoba mengimpor produk lain dari Indonesia, seperti Kacang Garuda. "Tampaknya kurang laku. Orang sini lebih suka rokok dan mi," ujar Alex seperti dilaporkan wartawan Kompas Subur Tjahjono dari Cape Town.

Seorang sopir mobil wisata di Cape Town, Adnan, sehari sebelumnya, juga langsung minta rokok Sampoerna ketika juru kamera MetroTV Iswahjudi merokok di kawasan wisata Table Mountain di Cape Town. "Enak, ya," ujar Adnan setelah mencoba rokok itu.

Adnan adalah warga Afsel keturunan Indonesia, yang di sana disebut Cape Malay.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.