Kompas.com - 06/05/2012, 16:14 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com — Menyaksikan sunset atau matahari terbenam di Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, akan memancarkan pesona keindahan yang sensasional. Karena didominasi batu-batu karangnya yang banyak dan besar, maka sunset di pantai yang menjadi lokasi film Laskar Pelangi ini akan berbeda dengan pantai lain.

Pasir putih yang menawan, ditambah perpaduan batu-batu karang yang berserakan ukuran besar dan kecil, seakan membawa kaki ingin melangkah lebih jauh menapaki sela-sela batu karang besar layaknya anak-anak bermain petak umpet. Di siang hari, langit biru sangat cerah, ditambah awan putih yang kontras berarak di langit, menambah indah suasana.

Masuk-keluar di antara batu-batu besar seukuran rumah bersama teman-teman rombongan seperjalanan ke Belitung membawa rasa kembali ke masa anak-anak lagi. Ada pula batu yang berbentuk goa dan teduh sehingga bisa untuk tempat berteduh jika hujan. Terumbu karang di pinggir pantai juga membentuk lekukan karang yang unik untuk obyek foto.

Lebih asyik lagi berjalan kaki sambil melompat-lompat di batu besar untuk mencari tempat paling strategis mengambil foto-foto bagus. Hampir di sepanjang Pantai Tanjung Tinggi pengunjung bisa melihat sunset. Namun, lokasi paling strategis tetap di dekat prasasti shooting film Laskar Pelangi. Di atas batu-batu besar itu penulis sangat menikmati duduk-duduk sambil menunggu sunset. Kita bisa berpindah-pindah duduk di atas batu untuk mencari pemandangan berbeda.

Pasir yang putih, dipadu air yang jernih dengan lebar pantai sekitar 7 meter dan ombak yang tidak terlalu besar, membawa pengunjung  juga ingin segera berenang di air laut yang berwarna biru ini. Sore itu, banyak anak-anak yang berenang di pantai sambil menunggu waktu sunset.

Tidak ada karcis masuk ke lokasi pantai yang masih perawan ini. Di sekitar pantai sudah banyak warung makanan dan minuman. Jadi, pengunjung tidak akan khawatir jika lupa tidak membawa bekal makan ke pantai. Makanan khas Belitung, seperti sop ikan gangan, tekwan, siomay, dan empek-empek, banyak dijual di tempat ini.

Lokasi pantai yang berjarak 30 kilometer dari Tanjungpandan, ibu kota Belitung, sangat gampang dicapai karena jalannya mulus. Namun, tidak ada angkutan umum ke sini. Anda harus menyewa taksi dari pusat kota sekitar Rp 150.000 per mobil. (Asita DK Suryanto, asita@djojokoesoemo.com)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.