Kompas.com - 15/05/2012, 09:46 WIB
EditorErlangga Djumena

TAMPAKSIRING, KOMPAS.com - Komite Ekonomi Nasional (KEN) merekomendasikan kepada pemerintah untuk menyusun kebijakan tentang penyatuan zona waktu di Indonesia guna meningkatkan kinerja dan pembangunan ekonomi.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Istana Tampaksiring, Bali, Senin (14/5/2012), menjelaskan, pemerintah mendapatkan rekomendasi itu saat menggelar rapat kerja bersama beberapa anggota KEN.
    
Rapat kerja di Istana Tampaksiring itu memang merupakan forum bagi KEN untuk memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah. "KEN mendukung apa yang disampaikan tentang penyatuan zona waktu Indonesia," kata Hatta.

Hatta menegaskan, KEN dan pemerintah berpendapat, penyatuan zona waktu diharapkan bisa mendukung upaya penghematan sekaligus peningkatan produktivitas. Rapat kerja di Bali itu adalah forum bagi KEN untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan di bidang perekonomian.

Selain memberikan rekomendasi tentang penyatuan zona waktu, KEN juga memberikan rekomendasi tentang peningkatan investasi, peningkatan ekspor, wajib belajar 12 tahun, perbaikan pengelolaan pajak, dan perbaikan kebijakan ketenagakerjaan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.