Kompas.com - 23/05/2012, 18:09 WIB
Penulis Abun Sanda
|
EditorMarcus Suprihadi

Kalau zona waktu diubah pakai satu zona dengan Wita (GMT+8), artinya 193 juta penduduk Indonesia harus mengubah ritme hidup mereka. Adapun untuk zona Indonesia Tengah (GMT + 8) terdiri atas Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur = 8 provinsi. Ini sama dengan 33 juta penduduk atau 16 persen penduduk Indonesia.

Bandingkan dengan wilayah waktu Indonesia Timur, terdiri dari empat provinsi di Maluku dan Papua. Jumlah penduduknya "hanya" enam juta orang atau tiga persen penduduk Indonesia.

Ia menambahkan, India memang hanya mempunyai satu zona waktu. "Namun, apakah kita bisa mengingat bahwa 'lebar' India dari Mumbai sampai ke Kolkata, sama dengan lebar Medan hingga Semarang. Kita kerap lupa bahwa 'lebar' Indonesia, Sabang sampai Merauke, amat jauh, dan sama dengan jarak antara Los Angeles dengan New York.  Lama perjalanan dengan pesawat lebih kurang delapan jam atau lebih kurang 6.500 km.

Adapun China yang sebelumnya mempunyai lima zona waktu, sejak tahun 1949 disesuaikan dengan waktu Beijing oleh Partai Komunis China, seusai perang saudara. Hal ini dilakukan agar Beijing bisa mengontrol sebagai negara otoriter (alasan politik komunisme) China maju bukan karena satu zona waktu, melainkan sistem ekonomi yang dibuka lebar dan produktivitasnya luar biasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.