Skenario Sementara Mulai 28 Oktober

Kompas.com - 26/05/2012, 05:42 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS - Skenario sementara pelaksanaan zona waktu tunggal di seluruh wilayah Indonesia dimulai per 28 Oktober tahun ini. Dalam waktu dekat, Kementerian Koordinator Perekonomian akan mengumpulkan sejumlah pihak terkait guna menginventarisasi potensi persoalan yang muncul untuk disiapkan antisipasinya.

Sekretaris Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Luky Eko Wuryanto serta Kepala Divisi Komunikasi Publik dan Promosi KP3EI Edib Muslim dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (25/5), melontarkan ada wacana zona waktu tunggal dimulai per 28 Oktober. Namun, hal itu belum bisa dipastikan karena masih perlu finalisasi dan sejumlah persiapan.

”Yang bisa saya katakan, penyatuan zona waktu harus dimulai tahun ini. Soal kapan pastinya, itu sepenuhnya di Presiden,” kata Luky.

Mulai Minggu

Edib menambahkan, hal yang pasti, pelaksanaan zona waktu tunggal harus dimulai hari Minggu. Alasannya, sebagaimana masukan dari perbankan, transaksi terendah terjadi pada hari tersebut sehingga diharapkan tidak terjadi banyak gangguan pelayanan.

Guna persiapan, kata Edib, pihak perbankan dan Kementerian Perhubungan memerlukan waktu 90 hari sebelum detik dimulainya zona waktu tunggal. Masukan dari pemangku kepentingan lain masih dihimpun. ”Kalau penyatuan zona waktu nasional tidak jadi, MP3EI (Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) is nothing,” ujar Edib.

Pemerintah berencana menyatukan zona waktu dari yang saat ini terbagi tiga. Waktu Indonesia tengah atau GMT+8 menjadi patokannya. Dengan demikian, waktu di Indonesia akan sama dengan waktu di Singapura dan Hongkong. Tujuannya, antara lain, mendorong pertumbuhan ekonomi karena aktivitas ekonomi bisa dilakukan lebih dini setiap hari. (LAS)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.