Malaysia Siap Dirikan Bank Syariah di Indonesia

Kompas.com - 29/05/2012, 01:21 WIB
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com — Jaringan perbankan dan grup jasa keuangan terbesar di Malaysia, Malayan Banking Berhad (Maybank), bersiap mendirikan kantornya di Indonesia.

"Rencananya, kantor itu yang terbesar di ASEAN. Mereka mengoperasikan perbankan yang bergerak dalam bidang syariah," kata Ketua Dewan Syariah Nasional (Ketua DSN) Maruf Amin di sela-sela pembukaan Bandung Islamic Finance & Investment Summit (BIFIS) 2012 di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka, Bandung, Senin (28/5/2012).

Menurut Maruf, rencana yang digulirkan Maybank itu karena menilai pasar Indonesia sangat terbuka. Terlebih lagi, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak, dan Islam merupakan mayoritas. "Regulasi di Indonesia pun mendukung. Jadi, itu adalah sebuah marketable," ujarnya.

Sebelumnya, Maybank telah mendirikan cabang di Singapura, Indonesia, dan Filipina. Di Indonesia, Maybank saat ini memiliki 97,5 persen saham Bank International Indonesia (BII).

Menurut Maruf, kehadiran Maybank dapat semakin merangsang pertumbuhan perbankan syariah di Tanah Air, yang masih memiliki market share kecil jika dibandingkan dengan perbankan konvensional. Meski market share-nya masih kecil, kata Maruf, perbankan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif.

Masih kecilnya market share perbankan syariah ini, menurut Maruf, karena masih banyak kalangan di Tanah Air yang belum memahami manfaat perbankan syariah. Faktor lainnya, sistem jaringan perbankan syariah di Tanah Air masih kurang mumpuni dan minim.

"Untuk itu, kami siapkan berbagai langkah guna meningkatkan perbankan syariah di Tanah Air. Langkah-langkah itu antara lain membentuk working group atau jaringan dengan pihak lain. Misalnya, bekerja sama dengan Bank Indonesia dan akuntan-akuntan untuk mendirikan Syariah Center," kata Maruf.

Langkah lainnya, DSN terus berusaha menciptakan inovasi produk syariah guna menjaring pasar-pasar potensial. "Kami pun melakukan sistem channelling," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bank Indonesia Bandung (KBIB) Lucky Fathul Aziz Hadibrata mengatakan, perbankan syariah cocok untuk mendanai sektor pertanian karena perbankan syariah menerapkan sistem bagi hasil. "Saya kira, lebih baik, kredit atau pendanaan perbankan yang dimanfaatkan kalangan petani berbasis syariah. Itu karena, pertanian memerlukan waktu lama dan risiko yang lebih tinggi daripada sektor lainnya," ujar Lucky.

Menurut Lucky, perbankan syariah masih menjadikan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai target pasarnya. "Padahal, sektor UMKM pun dibidik perbankan-perbankan konvensional, tidak hanya perbankan BUMN-BUMD dan swasta nasional, tapi juga perbankan asing," ucapnya.

Ia berpandangan, penyaluran kredit bagi pertanian dapat meningkatkan likuiditas kredit bank syariah. Penyaluran kredit perbankan syariah di Jawa Barat (Jabar) saat ini baru mencapai Rp 5,4 triliun.

Lucky menyatakan, jika jumlah perbankan syariah di Jabar 16 unit, ditambah Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) sebanyak 11 unit, serta dapat memanfaatkan sektor pertanian, tentunya hal itu tidak hanya membuat likuiditas kredit meningkat, tetapi juga mendongkrak aset dan dana pihak ketiga. (win)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpantau Stabil, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Terpantau Stabil, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
R&I Pertahankan Rating Utang RI, BI: Stabilitas Ekonomi Indonesia Terjaga

R&I Pertahankan Rating Utang RI, BI: Stabilitas Ekonomi Indonesia Terjaga

Whats New
Setelah Terseok-seok, IHSG Berpeluang Bangkit Hari Ini

Setelah Terseok-seok, IHSG Berpeluang Bangkit Hari Ini

Earn Smart
Nasabah Kresna Life Gugat OJK ke Pengadilan, Apa Saja Tuntutannya?

Nasabah Kresna Life Gugat OJK ke Pengadilan, Apa Saja Tuntutannya?

Whats New
Saatnya Berbagi Cuan Tambang dengan Lingkungan dan Masyarakat Sekitar

Saatnya Berbagi Cuan Tambang dengan Lingkungan dan Masyarakat Sekitar

Whats New
10 Negara OPEC Turunkan Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Menguat

10 Negara OPEC Turunkan Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Menguat

Whats New
Daftar 10 Perusahaan Penerima PMN BUMN Rp 73 Triliun dan Rincian Penggunaan Dananya

Daftar 10 Perusahaan Penerima PMN BUMN Rp 73 Triliun dan Rincian Penggunaan Dananya

Whats New
BI: Meski Dikepung Inflasi Wilayah Sekitar, Babel Justru Deflasi 0,15 Persen Per Juni

BI: Meski Dikepung Inflasi Wilayah Sekitar, Babel Justru Deflasi 0,15 Persen Per Juni

Whats New
Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik 'Ribet', Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik "Ribet", Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Whats New
[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

Whats New
Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Whats New
Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Whats New
Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Whats New
Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.