Industri Semen Gresik Terus Menguatkan Sinergi

Kompas.com - 15/06/2012, 13:58 WIB
|
EditorFransiskus Sarong

SURABAYA,KOMPAS.com - Perseroan Terbatas Semen Gresik Tbk terus memperkuat sinergi dengan anak usahanya mulai pemasaran, pengembangan sumberdaya manusia, manajemen organisasi, hingga peningkatan sistem teknologi informasi. Direktur utama PT Semen Gresik Tbk, Dwi Soejipto di Surabaya, Jumat (15/6/2012) mengatakan, sebagai satu kesatuan usaha yang saling menunjang, Semen Gresik mempunyai komitmen untuk mendukung sepenuhnya bisnis anak usaha. Sebagai contoh, pembangunan pabrik baru Tonasa V di Pangkep, Sulawesi Selatan, serta pembangkit listrik yang pembiayaannya disinergikan secara grup.

Pabrik baru berkapasitas 2,5 juta ton dan pembangkit listrik dengan kapasitas 70 Mega Watt (MW) semakin memperkuat kinerja Semen Tonasa. Kapasitas produksi akan melonjak menjadi 7,0 juta ton. Proyek tersebut membuat penetrasi pasar Semen Tonasa semakin kuat, kendati penyelesaian pembangunan pabrik baru Semen Tonasa mengalami keterlambatan dari jadwal semula. Proyek Tonasa V direncanakan selesai pada kuartal IV 2012. "Jadi Semen Gresik mendukung penuh ekspansi proyek tersebut," ujar Dwi Soetjipto.

Salah satu bentuk komitmen dengan mengirim tenaga ahli dari Semen Padang dan Semen Gresik untuk membantu penyelesaian proyek pabrik baru Tonasa V. Semen Gresik juga membantu fleksibilitas pembayaran dividen untuk memperkuat cashflow anak usaha. Dengan demikian memberi ruang bagi anak usaha menggunakan dana tersebut untuk pengembangan usaha. Kinerja Semen Tonasa positif dengan laju kenaikan pendapatan yang signifikan.

Pada tahun 2011 lalu, pendapatan Semen Tonasa mencapai Rp 3.040 triliun, atau tumbuh 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan laba pabrik semen kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu meningkat menjadi Rp 545 miliar dari Rp 543 miliar. Dwi Soetjipto menambahkan, kinerja positif Semen Tonasa tersebut tak lepas dari komitmen seluruh stakeholder.

"Sebagai pemegang saham, kami mengapresiasi kinerja positif Semen Tonasa, dan berharap semakin meningkat pada masa mendatang" ujarnya. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), total penjualan semen di Sulawesi dalam lima bulan pertama 2012 mencapai 1.617.705 ton atau tumbuh 24 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Di Nusa Tenggara, penjualan semen mencapai 1.154.576 ton atau tumbuh 16 persen. Sementara di Maluku dan Papua, konsumsi semen mencapai 512.975 ton atau mengalami pertumbuhan 40 persen dibanding periode sama tahun lalu. Total pasar di Kawasan Indonesia Timur mencapai 3.285.256 ton hingga bulan Mei 2012 atau tumbuh sekitar 23 persen.

Semen Tonasa pada periode tersebut membukukan penjualan di pasar domestik sebesar 1.671.265 juta ton, mencatat pertumbuhan sebesar 13 persen, dibanding periode sama tahun lalu. Dengan capaian itu, Semen Tonasa menguasai sekitar 51,55 persen pasar semen di Kawasan di Indonesia Timur.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Intansi yang Buka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan SMA

Daftar Intansi yang Buka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan SMA

Work Smart
Kemendag Sebut Sepatu Olahraga Topang Kenaikan Ekspor Alas Kaki RI

Kemendag Sebut Sepatu Olahraga Topang Kenaikan Ekspor Alas Kaki RI

Whats New
Simak Daftar Lengkap Besaran UMR Yogyakarta Tahun 2021

Simak Daftar Lengkap Besaran UMR Yogyakarta Tahun 2021

Whats New
Utang Membengkak, BPK Khawatir Pemerintah Tak Sanggup Bayar

Utang Membengkak, BPK Khawatir Pemerintah Tak Sanggup Bayar

Whats New
Akibat Pengetatan Larangan di China, Kapitalisasi Aset Kripto Tergerus Rp 4.320 Triliun

Akibat Pengetatan Larangan di China, Kapitalisasi Aset Kripto Tergerus Rp 4.320 Triliun

Whats New
[TREN KARIER KOMPASIANA] Rahasia Karyawan Mencapai Kinerja Terbaik | Pelamar Kerja yang Pemalu | Membangun Personal Branding

[TREN KARIER KOMPASIANA] Rahasia Karyawan Mencapai Kinerja Terbaik | Pelamar Kerja yang Pemalu | Membangun Personal Branding

Rilis
PPKM Mikro Diperketat, Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif Pajak

PPKM Mikro Diperketat, Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif Pajak

Whats New
Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Rilis
BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

Whats New
Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Whats New
CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

Whats New
BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

Whats New
Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

Rilis
Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X