Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masih Punya Uang, Pelindo Tak Jadi Terbitkan Obligasi

Kompas.com - 26/06/2012, 20:33 WIB
Ester Meryana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Pelindo II Tbk, Richard Joost Lino, mengatakan, Pelindo II tidak akan menerbitkan obligasi pada tahun ini. Dikatakan dia, obligasi akan diterbitkan pada tahun depan karena perseroan masih mempunyai dana.

"Tahun depan dikeluarkan. Nggak (tahun ini). Kita masih ada uang ngapain minjam," sebut Lindo, di Kantor Kadin Indonesia, Selasa (26/6/2012).

Ia menjelaskan, pendapatan perseroan hingga Mei mencapai Rp 2,7 triliun. Ia pun optimistis pendapatan bisa mencapai Rp 7 triliun hingga akhir tahun.

Perhitungan itu didasarkannya pada porsi pendapatan semester dua yang lebih besar yakni 56 persen dari total pendapatan. Sementara porsi pendapatan semester satu hanya 44 persen.

"Kalau dikorelasi itu dari Rp 2,7 sampai Mei, Anda akan dapat Rp 7 triliun sampai akhir tahun," tambahnya.

Dengan target pendapatan sekitar Rp 7 triliun, perseroan menargetkan laba di atas Rp 2 triliun.

Dengan kondisi keuangan yang bagus itu, menurut Lino, perseroan sebenarnya tidak memerlukan mitra untuk membangun Pelabuhan Kalibaru atau disebut New Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Saya bisa sendiri tapi kan saya ingin punya partner, tapi partner itu harus bawa value untuk Indonesia. Makanya pakai major shipping line karena itu bawa value untuk Indonesia supaya bisa tekan logistic cost di sini," kata Lino.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemenhub Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Indonesia yang Tenggelam di Perairan Jepang

Kemenhub Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Indonesia yang Tenggelam di Perairan Jepang

Whats New
Apa Pengaruh Kebijakan The Fed terhadap Indonesia?

Apa Pengaruh Kebijakan The Fed terhadap Indonesia?

Whats New
Gandeng Telkom Indonesia, LKPP Resmi Rilis E-Katalog Versi 6

Gandeng Telkom Indonesia, LKPP Resmi Rilis E-Katalog Versi 6

Whats New
Ekonomi China Diprediksi Menguat pada Maret 2024, tetapi...

Ekonomi China Diprediksi Menguat pada Maret 2024, tetapi...

Whats New
Berbagi Saat Ramadhan, Mandiri Group Berikan Santunan untuk 57.000 Anak Yatim dan Duafa

Berbagi Saat Ramadhan, Mandiri Group Berikan Santunan untuk 57.000 Anak Yatim dan Duafa

Whats New
Tarif Promo LRT Jabodebek Diperpanjang Sampai Mei, DJKA Ungkap Alasannya

Tarif Promo LRT Jabodebek Diperpanjang Sampai Mei, DJKA Ungkap Alasannya

Whats New
Bisnis Pakaian Bekas Impor Marak Lagi, Mendag Zulhas Mau Selidiki

Bisnis Pakaian Bekas Impor Marak Lagi, Mendag Zulhas Mau Selidiki

Whats New
Cara Reaktivasi Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Cara Reaktivasi Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Work Smart
Kehabisan Tiket Kereta Api? Coba Fitur Ini

Kehabisan Tiket Kereta Api? Coba Fitur Ini

Whats New
Badan Bank Tanah Siapkan Lahan 1.873 Hektar untuk Reforma Agraria

Badan Bank Tanah Siapkan Lahan 1.873 Hektar untuk Reforma Agraria

Whats New
Dukung Pembangunan Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp 1,51 Triliun kepada Negara

Dukung Pembangunan Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp 1,51 Triliun kepada Negara

Whats New
Komersialisasi Gas di Indonesia Lebih Menantang Ketimbang Minyak, Ini Penjelasan SKK Migas

Komersialisasi Gas di Indonesia Lebih Menantang Ketimbang Minyak, Ini Penjelasan SKK Migas

Whats New
Mulai Mei 2024, Dana Perkebunan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta Per Hektar

Mulai Mei 2024, Dana Perkebunan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta Per Hektar

Whats New
KA Argo Bromo Anggrek Pakai Kereta Eksekutif New Generation per 29 Maret

KA Argo Bromo Anggrek Pakai Kereta Eksekutif New Generation per 29 Maret

Whats New
Mudik Lebaran 2024, Bocoran BPJT: Ada Diskon Tarif Tol Maksimal 20 Persen

Mudik Lebaran 2024, Bocoran BPJT: Ada Diskon Tarif Tol Maksimal 20 Persen

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com