Kompas.com - 23/07/2012, 14:38 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar pemerintah memberikan insentif terhadap mobil listrik dan mobil hibrida kepada calon pengguna. Insentif tersebut diperlukan agar harga mobil listrik murah dan terjangkau oleh masyarakat.

"Agar masyarakat mau membeli mobil ini (mobil listrik dan mobil hibrida), maka pemerintah harus memberikan insentif agar murah," kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN Jakarta, Senin (23/7/2012).

Rencananya, tawaran insentif ini akan diusulkan ke dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Perekonomian siang ini. Harapannya, fasilitas tersebut akan mempercepat realisasi pembuatan mobil listrik dan mobil hibrida ini.

Alasan Dahlan ngotot agar pemerintah memberikan insentif ke mobil listrik ini adalah karena mobil listrik tersebut lebih hemat energi dan tidak membuat polusi. Sehingga upaya yang selaras dengan visi negara ini akan mampu terlaksana berkat realisasi mobil listrik tersebut.

"Pak SBY sudah minta mengenai aturan insentif tersebut. Harapannya akhir tahun ini bisa selesai, tapi bentuknya masih belum tahu," tambahnya.

Sekadar catatan, kementerian terkait (Perindustrian, Perdagangan dan BUMN) harus menerbitkan ketentuan terkait penggunaan mobil listrik tersebut. Hal itu dilakukan untuk mendukung pengembangan mobil listrik nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.