Kompas.com - 17/09/2012, 15:04 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjadwalkan pemeriksaan pegawai PT Adhi Karya untuk diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Hambalang, Senin (17/9/2012). Mereka yang diperiksa adalah Direktur Operasional I PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mohamad Noor dan kasir PT Adhi Karya Divisi Konstruksi I, Henny Susanti.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan bahwa keduanya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi Hambalang, Dedy Kusdinar.

Kedua pegawai PT Adhi Karya itu dianggap tahu seputar kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. PT Adhi Karya bersama PT Wijaya Karya menjadi pelaksana proyek Hambalang. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menyebutkan adanya aliran dana dari PT Adhi Karya ke sejumlah pihak di antaranya, ke pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga, anggota DPR, dan ke Anas Urbaningrum.

KPK sebelumnya sudah memeriksa Teuku Bagus dan Henny saat masih menyelidiki proyek Hambalang. Sejauh ini KPK baru menetapkan mantan Kepala Biro Rumah Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Dedy Kusdinar sebagai tersangka. Selaku pejabat pembuat komitmen, Dedy diduga menyalahgunakan kewenangannya sehingga menimbulkan kerugian negara atau menguntungkan orang lain.

Penetapan Dedy sebagai tersangka ini dianggap KPK sebagai anak tangga pertama yang menjadi pijakan untuk menjerat pihak lain. Selain penyidikan, KPK membuka penyelidikan baru terkait Hambalang yang fokusnya mengusut sejumlah, di antaranya, aliran dana terkait, pengadaan barang dan jasa , serta sertifikasi lahan Hambalang. KPK juga kemungkinan memeriksa Anas dan Andi Mallarangeng jika keterangan keduanya dibutuhkan penyidik.

Berita terkait kasus ini dapat diikuti dalam topik "Skandal Proyek Hambalang"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

    Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

    Whats New
    Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

    Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

    Whats New
    Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

    Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

    Rilis
    Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

    Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

    Rilis
    Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

    Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

    Whats New
    Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

    Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

    Rilis
    Pengamat Ekonomi: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite

    Pengamat Ekonomi: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite

    Rilis
    Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan untuk D3-S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

    Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan untuk D3-S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

    Work Smart
    Industri Pertambangan Cerah, Ekspor April Tembus 27,32 Miliar Dollar AS

    Industri Pertambangan Cerah, Ekspor April Tembus 27,32 Miliar Dollar AS

    Whats New
    Cara Ubah Data Kepesertaan BPJS Kesehatan lewat Whatsapp

    Cara Ubah Data Kepesertaan BPJS Kesehatan lewat Whatsapp

    Whats New
    IHSG dan Rupiah Menghijau di Sesi I, Saham BBRI hingga GOTO Menguat

    IHSG dan Rupiah Menghijau di Sesi I, Saham BBRI hingga GOTO Menguat

    Spend Smart
    Pemerintah Gulirkan Program Migor Rakyat Rp 14.000, Ini Tujuannya

    Pemerintah Gulirkan Program Migor Rakyat Rp 14.000, Ini Tujuannya

    Whats New
    Perdagangan RI Surplus 7,56 Miliar Dollar AS Per April, BPS: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Perdagangan RI Surplus 7,56 Miliar Dollar AS Per April, BPS: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Whats New
    Hari Ini, DPR Gelar Rapat Evaluasi Berkala pada Moratorium Ekspor CPO

    Hari Ini, DPR Gelar Rapat Evaluasi Berkala pada Moratorium Ekspor CPO

    Whats New
    Neraca Dagang RI Surplus 24 Bulan Berturut-turut

    Neraca Dagang RI Surplus 24 Bulan Berturut-turut

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.