Kompas.com - 26/09/2012, 16:30 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa manajer PT Wijaya Karya terkait kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Rabu (26/9/2012). KPK memeriksa Manajer Proyek PT Wijaya Karya, Prata Kadir setelah sebelumnya memeriksa dua manajer Wijaya Karya yang lain.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DK (Deddy Kusdinar)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.

Adapun, Prata dianggap tahu soal proyek Hambalang. Proyek pembangunan pusat pelatihan olahraga itu digarap kerjasama operasi (KSO) PT Wijaya Karya dengan PT Adhi Karya.

Kemarin, KPK memeriksa Manajer Keuangan PT Wijaya Karya, Ade Wahyu dan General Manajer PT Wijaya Karya, Harangan Parlaungan Sianipar sebagai saksi. Dalam kasus Hambalang, KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Selaku pejabat pembuat komitmen, Deddy diduga menyalahgunakan kewenangan terkait proyek senilai total Rp 2,5 triliun tersebut. Diduga, ada penggelembungan anggaran proyek Hambalang.

Awalnya, anggaran proyek yang diajukan hanya Rp 275 miliar. Namun, di tengah proses lelang, pagu anggaran membengkak jadi Rp 1,2 triliun. Selain soal anggaran, KPK menduga ada kejanggalan dalam pengerjaan proyek. Dua perusahaan pemenang tender itu, yakni PT Wijaya Karya dan PT Adhi Karya diketahui menyubkontrakan pengerjaan proyek ke 17 perusahaan lain. Terkait proyek ini, KPK juga melakukan penyelidikan.

Juru Bicara KPK, Johan Budi beberapa waktu lalu mengatakan kalau penyelidikan baru Hambalang berfokus pada sejumlah hal, di antaranya soal aliran dana terkait dan soal sertifikasi lahan Hambalang seluas 32 hektare.

Berita terkait kasus ini dapat diikuti dalam topik "Skandal Proyek Hambalang"

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.