Kompas.com - 27/09/2012, 16:26 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANJARMASIN, KOMPAS.com- Jika di Jawa banyak lahan pertanian beralih fungsi untuk kepentingan permukiman dan lainnya, di luar Jawa banyak lahan pertanian beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit.

"Penyusutan lahan pertanian karena alih fungsi lahan 50.000-60.000 hektar lahan pertanian, terutama di Jawa itu menyusut," ujar Wakil Menteri Pertanian Yusman Heriawan pada Workshop Internasional Manajemen Berkelanjutan Lahan Rawa Sebagai Penghasil Padi, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (27/9/2012).

Menurut Yusman, sebenarnya ada Undang-undang (UU) Nomor 41 Tahun 20 09 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. UU tersebut se harusnya diterjemahkan dalam peraturan daerah (perda) oleh para bupati. UU itu menjamin lahan produktif tidak boleh disisihkan. Kritikal poinnya ada pada para Bupati. Kalau UU itu baik maka para bupati harus menjamin luasan lahan pertanian tidak boleh diganggu oleh siapapun, katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.