Kompas.com - 05/10/2012, 14:09 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Susanto menegaskan bahwa penjualan gadai emas perseroan saat ini sudah sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia (BI). Sehingga pihaknya tidak akan gentar menghadapi somasi dari nasabah.

"Soal gadai itu ada aturannya. Kami sudah sesuai dengan aturan BI, baik jangka waktu, jatuh tempo hingga risikonya. Yang jelas bank tidak terlibat saat jual beli emas. Begitu emas turun, yang bawa risiko ya yang punya emas," kata Hadi saat ditemui di acara Amankah Dana Haji Lewat Perbankan Syariah dan Bagaimana Layanannya di MNC Tower di Jakarta, Kamis malam (4/10/2012).

Menurut Hadi, penjualan gadai emas ini bukan risiko dari perbankan. Bank hanya memiliki kewajiban saat emas sudah jatuh tempo dan harus membayar ke nasabah. "Kalau tidak dibayar, kita yang kolaps," katanya.

Sekadar catatan, seniman Butet Kartaredjasa mengaku menjadi salah satu korban produk gadai emas di BRI Syariah (BRIS). Butet menjadi nasabah gadai emas BRI Syariah di Yogyakarta pada Agustus 2011. Meski kontraknya adalah gadai emas, praktiknya tidak demikian.

Dalam transaksi itu, Butet tidak menyerahkan emas. Skemanya justru lebih mirip kepemilikan logam mulia (KLM) atau membeli emas secara mencicil. Butet membeli emas di BRI Syariah sebanyak 4,83 kilogram dan 600 gram. Harga saat itu Rp 500.000-Rp 505.000 per gram. Ia menyetor dana 10 persen dari total harga emas. Sisanya diangsur tiga tahun. Dia juga harus membayar biaya titip hingga kontrak berakhir.

Masalah muncul pada Desember 2011. Butet diberi tahu bahwa kontrak gadainya tak bisa dilanjutkan. Bank menawarkan jalan keluar, yakni menjual emas. Karena harga emas saat itu turun, hasil penjualan emas milik Butet tak cukup menutup seluruh kewajibannya. Menurut hitungan BRI Syariah, Butet mesti membayar lagi Rp 40,9 juta untuk menutup selisih penurunan harga.

"Itu kan kata dia. Setahu saya dia belum membayar kalau autodebet. Jujur saja, pada waktu itu emas dijual waktu turun, beliau juga tidak ada respon apa-apa. Tapi pada waktu naik, beliau malah ribut," jelasnya.

Hingga saat ini, BRI Syariah tetap akan memenuhi ketentuan BI. Khususnya bila BI menginginkan ada pemanggilan lagi terkait masalah ini.

Simak Artikel Lain di Topik Gadai Emas Menuai Masalah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

    Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

    Rilis
    Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

    Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

    Whats New
    Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar Lewat Website MyPertamina Ketimbang ke Aplikasi

    Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar Lewat Website MyPertamina Ketimbang ke Aplikasi

    Whats New
    Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

    Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

    Whats New
    Gaji ke-13 PNS Cair, Sri Mulyani Sebut untuk Bayar Sekolah Anak

    Gaji ke-13 PNS Cair, Sri Mulyani Sebut untuk Bayar Sekolah Anak

    Whats New
    Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

    Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

    Whats New
    Segini Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS yang Cair Mulai Hari Ini

    Segini Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS yang Cair Mulai Hari Ini

    Earn Smart
    Selenggarakan Virtual Run & Ride, Bluebird Turut Dukung Program Ketahanan Pangan

    Selenggarakan Virtual Run & Ride, Bluebird Turut Dukung Program Ketahanan Pangan

    Whats New
    6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan  39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

    6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan 39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

    Whats New
    Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

    Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

    Whats New
    Strategi Putin, Jadikan Pupuk 'Senjata' Rusia

    Strategi Putin, Jadikan Pupuk "Senjata" Rusia

    Whats New
    Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

    Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

    Whats New
    Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

    Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

    Whats New
    Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

    Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

    Whats New
    Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi 'Fuel Surcharge' untuk Maskapai

    Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi "Fuel Surcharge" untuk Maskapai

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.