Kompas.com - 07/10/2012, 22:07 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Warren Edward Buffett dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia melalui kecerdikannya berinvestasi. Apa saja yang dilakukannya untuk menggandakan kekayaan tersebut?

Pengajar investasi dan Ketua Departemen Keuangan di Prasetya Mulia Business School Lukas Setia Atmaja menjelaskan, Warren Buffett bisa dijadikan contoh khususnya bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. "Dia selalu bisa menggandakan uangnya dengan cara membeli saham yang bagus, tapi murah. Lalu saham tersebut dibiarkannya bertahun-tahun," ungkap Lukas saat peluncuran buku "Just Duitto" di acara Indonesia Financial Expo and Forum di Jakarta Convention Center, Minggu (7/10/2012).

Menurut Lukas, masyarakat yang ingin berinvestasi di pasar saham juga harus memperhatikan kriteria-kriterianya. Ada lima kriteria sebelum seseorang bisa memutuskan untuk membeli saham yang bagus tersebut.

Pertama, perusahaan tersebut memiliki manajemen yang bagus baik dalam bisnis maupun kinerjanya. Kedua, sektor bisnis dari perusahaan tersebut cukup cemerlang misalnya sektor batubara, kelapa sawit dan sebagainya. Ketiga, perusahaan tersebut mampu untung besar. Keempat, perusahaan tersebut terus tumbuh, setiap tahun ekspansi bisnis. Kelima, valuasi harga sahamnya wajar.

"Jika perusahaan tersebut memiliki lima kriteria itu, maka segera beli sahamnya. Asal harganya wajar," katanya.

Selain itu, Lukas juga mengutip delapan prinsip investasi ala Warren BUffett. Melalui prinsip tersebut, masyarakat bisa mengetahui cara orang terkaya di dunia itu mengelola uangnya. Berikut delapan prinsip investasi ala Warren Buffett:

1. Investasi segera, jangan spekulasi sebelum memulai investasi, pastikan kita menganalisis produk investasi apa saja yang memberikan imbal hasil (yield) yang baik. Di sini, jangan tergoda dengan yield yang signifikan, misalnya tergoda yield 200 persen per tahun. Namun yang penting adalah uang kita aman, bukannya menyusut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Investasi tidak perlu banyak. Seorang Warren Buffett hanya memiliki portofolio sekitar 30 jenis saham hingga saat ini. Namun dia menjadi salah satu orang terkaya di dunia, bahkan pernah menjadi nomor satu menurut majalah Forbes pada 2010.

3. Bukan beli sahamnya tapi bisnisnya. Meski kita membeli saham pada sebuah perusahaan, bukan berarti kita punya saham di situ saja. Namun itu berarti bahwa kita menjadi salah satu pemilik dari perusahaan yang sahamnya kita beli itu, bahkan meski hanya membeli 1 lot saham (500 lembar saham) saja.

4. Jangan utang untuk beli saham. Jangan membeli saham memakai uang panas. Studi membuktikan bahwa orang yang suka berutang untuk membeli saham, cenderung sebagai spekulan. Sehingga dia akan selalu tergoda untuk menjual saham ketika naik sedikit untuk mendapatkan untung. Padahal investor seperti Warren Buffett merupakan investor jangka panjang. Lebih baik membeli satu lot saham, namun itu secara terus menerus dan bisa dibeli dengan uang sendiri. Khususnya dengan seiring kenaikan pendapatan kita maka investasi untuk membeli saham juga harus ditingkatkan.

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ini Penyebab Status Kepesertaan 86.878 Penerima Kartu Prakerja Dicabut

    Ini Penyebab Status Kepesertaan 86.878 Penerima Kartu Prakerja Dicabut

    Whats New
    Terimbas Isu Varian Baru Covid-19, Bursa Global Rontok

    Terimbas Isu Varian Baru Covid-19, Bursa Global Rontok

    Whats New
    Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

    Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

    Whats New
    Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

    Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

    Rilis
    Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

    Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

    Whats New
    50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

    50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

    Whats New
    Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

    Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

    Whats New
    BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

    BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

    Rilis
    Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

    Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

    Whats New
    Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

    Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

    Rilis
    Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

    Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

    Whats New
    Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

    Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

    Rilis
    Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

    Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

    Rilis
    Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

    Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

    Rilis
    Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

    Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

    Rilis
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.