Hutama Karya Ajak PTPN Bangun Tol

Kompas.com - 17/10/2012, 05:22 WIB
Editor

jakarta, kompas - Untuk mempercepat realisasi pembangunan jalan tol lintas Sumatera, PT Hutama Karya (Persero) akan bersinergi dengan PT Perkebunan Nusantara (Persero). Sinergi ini berupa pemakaian lahan milik PT Perkebunan Nusantara.

”Pemakaian lahan ini tidak gratis, tetapi diubah menjadi ekuitas PTPN di jalan tol ini,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan seusai rapat pimpinan di Kantor Perumnas, Selasa (16/10).

Dahlan menjelaskan, PT Hutama Karya akan mengerjakan ruas jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, dan Medan-Binjai. Di ruas-ruas jalan itu banyak lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang dilintasi jalan tol. ”Dengan memakai lahan milik pemerintah dan pemakaiannya dijadikan ekuitas, pembangunan jalan tol itu akan lebih cepat dan biayanya juga lebih hemat,” kata Dahlan.

Ia memastikan PT Hutama Karya tidak akan membayar sepeser pun kepada PTPN untuk ganti rugi tanah.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Ary Widiyantoro, menguraikan, perseroan bersama China Harbour akan mengerjakan jalan tol Medan-Kuala Namu tahun depan. Pengerjaannya baru dapat dilakukan setelah ada perizinan, dukungan dana, serta lahan.

PT Hutama Karya baru akan mengerjakan jalan tol trans-Sumatera itu setelah mendapatkan penugasan dari pemerintah. ”Lima ruas segera dirumuskan. Kita lagi menunggu penugasan dari pemerintah,” ucapnya.

Jalan tol trans-Sumatera ini memiliki lima seksi dengan investasi sebesar Rp 300 triliun. Investasi tersebut sudah termasuk untuk pembebasan lahan. Dari investasi tersebut, sekitar 30 persen akan dibiayai dari ekuitas perseroan dan 70 persen eksternal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Ary, saat ini sejumlah sekuritas tengah melakukan kajian pendanaan. ”Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas tengah melakukan kajian skema pendanaannya. Beragam skema akan dipelajari, ada sukuk, obligasi, serta pinjaman,” ujar Ary.

PT Hutama Karya juga tengah mengajukan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 5 triliun, yang masuk Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2013. Ia optimistis usulan tersebut dapat diterima dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

”Kita mengajukan PMN Rp 5 triliun di RKAP 2013 dari kebutuhan yang kita perlukan sampai dengan Rp 10 triliun. Namun, ini secara bertahap, tidak bisa sekaligus,” katanya.

PT Hutama Karya ditunjuk sebagai kontraktor dan operator pembangunan jalan tol trans-Sumatera. Pembangunan ini belum diminati swasta karena dianggap tidak cepat mendatangkan return kepada investor. (ARN)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X