Indonesia-Korea Jajaki Kerja Sama Produksi Mobil Ramah Lingkungan

Kompas.com - 09/11/2012, 22:52 WIB
|
EditorTri Wahono

DENPASAR, KOMPAS.com - Bali Democracy Forum di Nusa Dua, Bali 8-9 November ini dimanfaatkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara-negara peserta.

Salah satunya dengan Korea Selatan. Kerja sama penting Indonesia dan Korsel yang dibahas antara kedua kepala negara adalah produksi alat transportasi yang ramah lingkungan.

"Kerja sama, investasi, perdagangan, energi dan lain-lain berkembang dengan baik. Kita akan bekerja sama memproduksi alat transportasi atau kendaraan ramah lingkungan, green car, hybrid car, suatu saat electric car," ujar Presiden SBY saat konferensi pers usai penutupan Bali Democracy Forum di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/11/2012).

Presiden SBY menilai Korea memiliki kemampuan teknologi yang maju, sementara Indonesia punya sejumlah pakar sehingga kerja sama yang dilakukan akan menggabungkan dua kekuatan tersebut.

Manfaat yang akan dirasakan dengan kerja sama ini, lanjut SBY, adalah untuk mengurangi tekanan APBN yang selama ini dibebani subsidi BBM.

"Kalau kita menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan, tekanan APBN kita karena subsidi yang amat besar akan jauh berkurang," jelas Presiden SBY.

Jika tekanan APBN berkurang dan subsidi tak lagi membebani APBN maka pemerintah lebih leluasa menyalurkan anggaran untuk pembangunan yang lain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X