Saham Apple Melambung, Bursa AS Perkasa

Kompas.com - 20/11/2012, 07:44 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street melonjak pada Senin (19/11/2012) waktu setempat (Selasa pagi WIB), didukung data positif perumahan dan harapan bahwa para politisi bisa menemukan cara menghindari "jurang fiskal", pemotongan belanja dan kenaikan pajak otomatis pada Januari.

Lompatan ini didukung oleh Apple, perusahaan publik paling berharga, yang melambung 7,2 persen menjadi 565,73 dollar AS, setelah berminggu-minggu merugi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melompat sebesar 207,65 poin (1,65 persen) menjadi 12.795,96. Indeks saham S&P 500 menguat 27,01 poin (1,99 persen) menjadi 1.386,89, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 62,94 poin (2,21 persen) menjadi 2.916,07.

"Segera sesudah laporan yang lebih kuat dari perkirakan pada sektor perumahan AS, serta optimisme yang berkembang bahwa anggota parlemen AS akan menemukan resolusi jurang fiskal, pasar modal domestik berbalik naik dari aksi jual baru-baru ini," sebut analis Charles Schwab & Co.

Reli kuat mengawali pekan pendek karena liburan di tengah berita bahwa penjualan "existing home" (rumah bekas) naik 2,1 persen pada Oktober dari September dan kepercayaan pengembang perumahan meningkat untuk ketujuh bulan berturut-turut  pada November.

"Data perumahan mengungkapkan kondisi saat ini cukup positif, mencerminkan pemulihan di pasar perumahan yang dimulai awal tahun ini," kata ekonom Nomura, Roiana Reid.

Anggota Dow, Intel naik 0,3 persen setelah mengumumkan bahwa kepala eksekutif Paul Otellini akan pensiun pada Mei. Raksasa jaringan komputer Cisco, yang membeli Meraki sebesar 1,2 miliar dollar AS, naik 1,7 persen. Lowe melonjak 6,2 persen setelah peritel perbaikan rumah membukukan hasil kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan.

Bank of America bertambah 4,1 persen setelah peringkatnya dinaikkan oleh analis Stifel, mengangkat saham keuangan. Citigroup bertambah 3,2 persen, Goldman Sachs naik 2,1 persen dan Morgan Stanley naik 2,1 persen.

JPMorgan Chase naik 2,7 persen. Bank pada Senin mengatakan, telah setuju untuk membayar 297 juta dollar AS kepada badan pengawas pasar modal AS (SEC) untuk menyelesaikan sengketa penjualan sekuritas berbasis hipotek.

Pasar akan ditutup pada Kamis untuk liburan Hari Thanksgiving dan sesi yang dipersingkat pada Jumat.

Harga obligasi

Sementara itu harga obligasi AS turun. Imbal hasil obligasi negara 10-tahun AS naik menjadi 1,61 persen dari 1,57 persen pada akhir Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun meningkat menjadi 2,76 persen dari 2,72 persen.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X