Kompas.com - 27/11/2012, 21:28 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertamina memprediksi kuota BBM bersubsidi yang sudah dipatok pemerintah akan ludes sebelum akhir tahun. Bahkan, solar dan premium di DKI Jakarta akan habis pada akhir bulan ini. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku belum mengetahui perihal tersebut.

Jokowi mengetahui bahwa kelangkaan BBM jenis premium terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Namun, ia belum mendapatkan laporan mengenai berkurangnya pasokan BBM bersubsidi di wilayahnya sendiri.

"Hah, masak to? Saya belum mengerti. Memang saya pernah melihatnya di TV, saya ngertilah semua sudah pada habis, tetapi itu kan di lain daerah. Kalau di Jakarta, saya belum tahu," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (27/11/2012).

Oleh karena itu, Jokowi langsung memerintahkan ajudannya untuk segera mengagendakan bertemu dengan Dinas Perindustrian dan Energi DKI. "Ya, besok segera dipanggil Dinas Perindustrian dan Energi DKI-nya," kata Jokowi.

Seperti yang diberitakan, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menjelaskan, jatah atau kuota solar subsidi untuk DKI Jakarta bakal habis pada 30 November 2012. Adapun jatah premium subsidi akan habis pada 19 Desember 2012. "Kuota untuk BBM subsidi akan habis pada tanggal itu, khususnya DKI Jakarta. Namun, ini bukan stoknya habis, hanya jatah per provinsi saja yang habis," kata Hanung.

Hanung mengatakan, setiap bulan, Pertamina memberi jatah setiap provinsi di Indonesia untuk BBM bersubsidi maupun BBM nonsubsidi. Namun, akhir tahun ini, permintaan masyarakat terhadap BBM subsidi terus melonjak. Sebenarnya, pemerintah sudah mematok jatah kuota BBM hingga akhir tahun sebanyak 44,04 juta kiloliter (kl). Sebesar 43,88 juta kl merupakan tanggung jawab Pertamina.

"Kami akan tetap menyalurkan BBM subsidi. Diharapkan SPBU tidak kosong sebelum jatahnya habis, semua akan didistribusikan," ujarnya.

Pertamina sendiri sebenarnya memproyeksi kuota BBM hingga akhir tahun sebesar 45,24 juta kl. Karena jatah atau kuota BBM untuk tahun ini sebesar 44,04 juta kl sudah hampir habis, Pertamina akan menghadap DPR untuk menambah kuota BBM yang akan disalurkan ke masyarakat. Menurut catatan Pertamina, realisasi penyaluran BBM bersubsidi hingga 24 November 2012 adalah premium 25,1 juta kl dan solar 12,9 juta kl. Totalnya sudah 38,1 juta kl. Adapun rata-rata penyaluran harian (normal) untuk premium sekitar 80.000 kl per hari dan solar 42.900 kl per hari.

Untuk menambah jatah kuota yang telah habis pada akhir November dan pertengahan Desember, Pertamina akan meminta izin DPR menambah kuota BBM subsidi sebesar 1,227 juta kl. Hitungan Pertamina, harga premium rata-rata Rp 9.000 per liter. Namun, subsidi yang diberikan pemerintah sebesar Rp 4.500 per liter. Dengan adanya tambahan kuota BBM subsidi tersebut, Pertamina akan menyiapkan dana sekitar Rp 6 triliun untuk membeli BBM subsidi tersebut dan akan diminta persetujuan DPR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

    Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

    Whats New
    Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

    Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

    Spend Smart
    BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

    BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

    Rilis
    Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

    Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

    Rilis
    Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

    Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

    Earn Smart
    Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

    Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

    BrandzView
    Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

    Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

    Spend Smart
    Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

    Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

    Spend Smart
    Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

    Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

    Whats New
    Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

    Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

    Whats New
    Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

    Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

    Whats New
    Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

    Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

    Whats New
    Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    Work Smart
    Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

    Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

    BrandzView
    Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

    Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.