Kompas.com - 28/11/2012, 07:21 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham Wall Street berakhir di zona merah pada Selasa (27/11/2012) waktu setempat, (Rabu pagi WIB), karena kekhawatiran "jurang fiskal" membayangi data ekonomi AS yang menggembirakan.  Investor juga mengabaikan revisi kesepakatan dana talangan Yunani.
    
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 89,24 poin (0,69 persen) menjadi 12.878,13. Indeks S&P 500 kehilangan 7,35  poin (0,52 persen) pada 1.398,94, sementara indeks komposit Nasdaq turun 8,99 poin (0,30 persen) menjadi 2.967,79.
    
Investor tetap fokus pada Washington di mana Senator Demokrat Harry Reid mengatakan, sedikit kemajuan telah dibuat dalam negosiasi anggaran. "Setelah komentar pemimpin mayoritas Senat itu, S&P 500 jatuh ke  terendah sesi dari garis datarnya, dan menurun lebih lanjut pada putaran akhir tekanan penjualan," kata analis Briefing.com.

Pasar Eropa ditutup lebih tinggi setelah kesepakatan Yunani, yang memungkinkan Athena memangkas beban utang melalui pembelian kembali obligasi dan penurunan suku bunga, serta janji angsuran pinjaman penyelamatan baru  43,7 miliar euro (57 miliar dolar AS) sampai Maret.
    
Namun kritikus mengatakan kreditur Yunani, Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF), telah memulai pengaturan baru. "Kami pikir Yunani pada akhirnya akan membutuhkan penghapusan utang yang jauh lebih besar, namun perjanjian ini tidak mungkin terjadi sebelum pemilu Jerman musim gugur mendatang," kata Tullia Bucco dari UniCredit Research.

Anggota Dow yang mencatat penurunan terbesar adalah Hewlett-Packard, jatuh 3,1 persen, American Express turun hampir dua persen dan United Health merosot 1,6 persen.

Sementara Operator kasino Las Vegas Sands melonjak 5,2 persen setelah mengumumkan dividen khusus yang akan dibayarkan sebelum akhir tahun, bertujuan untuk menghindari pajak dividen lebih tinggi yang mungkin  timbul dari negosiasi pemotongan defisit yang berlangsung di Washington.

Di Nasdaq, Research in Motion, pembuat BlackBerry, menukik 10,4 persen meskipun peringkatnya dinaikkan CIBC World Markets. Saham Apple turun 0,8 persen setelah naik 3,2 persen pada Senin.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

Whats New
Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Work Smart
Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Whats New
Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Whats New
Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X