Kompas.com - 28/11/2012, 14:24 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam beberapa hari ini, masyarakat dibuat khawatir oleh isu langkanya BBM bersubsidi di sejumlah daerah yang ada di Indonesia. Di Jakarta, khususnya, terbatasnya stok BBM bersubsidi ini memang sudah melanda di sejumlah SPBU. Akan tetapi kelangkaan tersebut tidak terjadi di beberapa SPBU yang berada di Jakarta Pusat.

Di SPBU Pejompongan, contohnya, pengelola SPBU mengaku tidak ada kelangkaan ataupun pengurangan jatah BBM bersubsidi dari Pertamina.

Hari ini saja, SPBU Pejompongan telah mengisi 47.000 kiloliter untuk premium dan 16.000 kiloliter untuk biosolar. Dalam sehari ada 3 kali pengisian ulang untuk SPBU ini.

"Tidak ada kelangkaan, hanya tadi ada keterlambatan pengiriman. Ya, alhamdulillah di sini lancar-lancar saja dalam pelayanan," ujar Mariono, pengawas SPBU Pejompongan, Rabu (28/11/2012).

Begitu juga dengan SPBU Tanah Abang dan H Muis, Jakarta Pusat. Dua SPBU tersebut mengaku masih normal dalam hal pasokan. Bahkan, salah seorang pengawas SPBU H Muis mengaku tidak tahu soal isu kelangkaan BBM bersubsidi ini.

"Enggak ada, enggak ada isu gitu-gituan. Kita belum diberi informasi. Kita hanya memberi pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat," tuturnya.

Hal serupa juga terjadi di SPBU Tanah Abang. Walaupun sempat terkena kebijakan kitir (pembatasan pengiriman) pada 23 dan 24 November 2012, SPBU ini mengaku tidak tahu kalau BBM bersubsidi mulai langka atau dibatasi.

"Di sini normal, tiap malam isi 16 kiloliter. Paling kami kena kitir tanggal 23-24 kemarin. Tetapi mulai tanggal 25 kebijakan kitir ditunda," ujar Sugi, perwakilan bidang administrasi SPBU Tanah Abang.

Sebelumnya, Pertamina memprediksi bahwa kuota BBM bersubsidi yang sudah dipatok pemerintah akan habis sebelum akhir tahun. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menjelaskan, jatah atau kuota solar subsidi untuk DKI Jakarta bakal habis pada 30 November 2012. Sementara itu, bensin premium subsidi akan habis pada 19 Desember 2012.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

    Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

    Whats New
    Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

    Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

    Whats New
    [POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

    [POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

    Whats New
    Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

    Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

    Whats New
    Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

    Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

    Spend Smart
    APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

    APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

    Whats New
    Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

    Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

    Whats New
    Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

    Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

    Whats New
    6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

    6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

    Whats New
    Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak 'Sembunyikan' Hartanya di Singapura

    Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak "Sembunyikan" Hartanya di Singapura

    Whats New
    Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

    Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

    Whats New
    Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

    Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

    Rilis
    Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

    Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

    Whats New
    Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

    Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

    Whats New
    Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

    Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.