Kompas.com - 04/12/2012, 15:43 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) cukup kelimpungan dengan penurunan permintaan batubara dari China yang menyebabkan kinerjanya terpangkas. Untuk menyiasatinya, Berau berencana mengembangkan pemasaran batubara ke Asia Tenggara. 

Direktur Utama BRAU Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, ekspor batubara Berau ke China sepanjang tahun 2012 terus turun, hingga kini hanya mencapai kurang dari 45 persen dari total ekspor perusahaan. Padahal, Berau mengekspor hampir seluruh produksinya, dan sebagian besar untuk pasar China.

Maka, perusahaan hendak mengalihkan ekspornya ke pasar negara tetangga. "Selain kembali mengembangkan  pemasaran di Thailand, kami juga akan mengembangkan diversifikasi pasar ke negara ASEAN  seperti Filipina, Vietnam dan Malaysia," kata Rosan.

Namun Rosan mengungkapkan, perseroan saat ini masih memiliki kontrak penjualan jangka panjang ke negara Taiwan, India, Hongkong dan Indonesia. "Dan masih berjalan dengan baik," imbuhnya.

Pada tahun depan, Rosan mengatakan bahwa BRAU akan menaikkan produksinya menjadi 23,5 juta ton dengan target penjualan 23 juta ton. "Sedikit naik dibanding produksi BRAU tahun 2012 yang sebesar 21 juta ton," jelasnya. (Dyah Ayu Kusumaningtyas/Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.