Kompas.com - 13/12/2012, 18:07 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com - Peter Hasslinger (45), seorang warga Negara Jerman terdakwa kasus kepemilikan ganja dijatuhi vonis satu tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (13/12/2012).

Peter yang mengaku menjadi pengguna ganja sejak umur 15 tahun ini terbukti bersalah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Kejahatan terdakwa bisa merusak citra pulau Bali sebagai daerah tujuan wisata," ujar Ketua Majelis Hakim Sugeng Riyono saat membacakan putusannya.

Hakim meminta kepada terdakwa untuk melakukan rehabilitasi usai menjalani hukuman dan berharap terdakwa tidak tertangkap kembali karena kasus yang sama. Atas putusan ini, terdakwa melalui pengacaranya Maya Ersanty menerima dan tidak akan mengajukan banding.

Terdakwa juga berjanji akan menjalani rehabilitasi setelah bebas. Peter dibekuk aparat Polda Bali di rumah kontrakannya kawasan Sanur, Denpasar, Bulan Agustus lalu karena kedapatan menyimpan ganja seberat 159 gram di dalam kamarnya. Dari hasil tes urine terdakwa juga dinyatakan positif mengandung narkoba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.