Kompas.com - 17/12/2012, 15:32 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Siapa yang sekarang tidak kenal Pulau Belitung? Pulau yang bersebelahan dengan Pulau Bangka ini mulai dikenal sejak film "Laskar Pelangi". Saya bahkan sudah dua kali datang ke Pulau Belitung yang indah dan eksotis ini.

Ke Pulau Belitung mudahnya memang menggunakan pesawat, waktu itu saya pergi dari Jakarta, dan pilih keberangkatan paling pagi. Perjalanan hanya ditempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit lho... cepat kan? Baru buka koran, eh.. sudah mau mendarat lagi.

Setibanya di Bandara HAS Hananjoedin saya sudah dijemput oleh tour guide yang bernama Dendy. Sudah dua kali ke Belitung selalu ditemani oleh dia. Selain sudah saling kenal, pelayanannya juga oke banget.

Oh iya Dendy dulu bekerja di salah satu tour & travel, tapi saat ini sudah mulai memberanikan diri untuk membuka jasa tour secara pribadi bersama temannya. Jadi memang sebaiknya sebelum pergi kita harus melakukan pemesanan sewa mobil, kapal dan hotel, atau kalau tidak mau repot langsung pesan jasa tour saja. Cukup banyak koq jasa tour yang melayani wisata di Pulau Belitung.

Karena sampai Belitung masih cukup pagi saya langsung menuju ke pantai Tanjung Pandan yang ditempuh dalam waktu 45 menit. Tanjung Pandan ini juga salah satu area shooting film Laskar Pelangi dimana terdapat batu raksasa yang sangat besar.

Belitung selain memiliki pantai yang indah dengan pasir putih yang sangat menawan, disini juga terdapat batu-batu besar yang sangat eksotis.

Perjalanan naik kapal saya dimulai. Nah ini saya juga kenal baik salah satu pengemudi kapalnya, yaitu bapak Taufik. Pak Taufik orangnya sangat ramah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pulau yang pertama di datangi adalah Pulau Batu Berlayar. Di sini saya berhenti dan turun untuk melihat-lihat keindahan alam Belitung yang sangat menawan. Di Pulau Batu Berlayar ini terdapat batu-batu yang besar dan terletak di tengah-tengah pulau ini.

Jadi di Belitung itu banyak pulau-pulau kecil dengan jarak yang tidak jauh hanya ditempuh dengan waktu 15 sampai dengan 30 menit. Kemudian saya melanjutkan perjalanan dengan menuju ke pulau kedua yaitu, Pulau Pasir.

Pulau ini juga sangat unik, karena hanya akan muncul jika air laut tidak pasang. Nah saya cukup beruntung bisa turun ke pulau pasir ini. Oh iya di sekitar Pulau Pasir ini banyak terdapat bintang laut yang sangat besar. Pak Taufik lah yang mencari bintang-bintang laut tersebut dengan menyelam ke dalam laut. Jangan khawatir, bintang-bintang laut ini akan dilepas kembali ke lautan. Wisatawan umumnya hanya berfoto saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X