Hatta Bantah 10 Perusahaan Korsel Hengkang

Kompas.com - 25/01/2013, 07:41 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa membantah bahwa ada 10 perusahaan dari Korea Selatan hengkang dari Indonesia. Kondisi iklim usaha di Indonesia masih kondusif.

"Tidak ada itu. Saya tahu persis kondisi mereka," kata Hatta saat ditemui setelah rapat koordinasi tentang privatisasi di kantornya, Rabu malam (23/1/2013).

Sayangnya, Hatta enggan menjelaskan kondisi sebenarnya dari perusahaan asing tersebut. Ia mengaku belum diberi tahu oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) terkait isu ini.

Seperti diberitakan, Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi menjelaskan pemerintah hendaknya cepat mengambil keputusan berkaitan dengan upah minimum provinsi. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga terjadinya kemungkinan pemutusan hubungan kerja dan hengkangnya perusahaan dari Indonesia.

Saat ini, sudah 10 perusahaan Korea Selatan di bidang garmen yang hengkang. Sofjan menilai, antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta tidak ada gerakan bersama untuk menyelesaikan masalah upah minimum provinsi (UMP).

"Pemerintah pusat sepertinya menyerahkan urusan UMP kepada Pemprov DKI. Kesannya tak serius," ujar Sofjan.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Setara PNS, Ini Besaran Lengkap Gaji Honorer yang Diangkat Jadi PPPK

    Setara PNS, Ini Besaran Lengkap Gaji Honorer yang Diangkat Jadi PPPK

    Work Smart
    Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

    Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

    Spend Smart
    Dalam Tiga Bulan, Penyaluran PEN BRI Syariah Tembus Rp 1 Triliun

    Dalam Tiga Bulan, Penyaluran PEN BRI Syariah Tembus Rp 1 Triliun

    Rilis
    IHSG Diproyeksikan Masih Melaju, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    IHSG Diproyeksikan Masih Melaju, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    Whats New
    5 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan oleh First Jobber

    5 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan oleh First Jobber

    Earn Smart
    Pengusaha Kosmetik Asal China Ini Masuk Jajaran Miliarder Dunia di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

    Pengusaha Kosmetik Asal China Ini Masuk Jajaran Miliarder Dunia di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

    Work Smart
    Menhub Akan Integrasikan Transportasi Antarmoda di Jakarta

    Menhub Akan Integrasikan Transportasi Antarmoda di Jakarta

    Whats New
    [POPULER MONEY] Cara Mencairkan Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal | Besar Gaji Presiden AS

    [POPULER MONEY] Cara Mencairkan Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal | Besar Gaji Presiden AS

    Whats New
    Analis: Rupiah Menguat di Bawah Rp 14.000 Per Dollar AS Tinggal Tunggu Waktu

    Analis: Rupiah Menguat di Bawah Rp 14.000 Per Dollar AS Tinggal Tunggu Waktu

    Whats New
    Kiara Minta Menteri Pengganti Edhy Prabowo Cabut Aturan Ekspor Benih Lobster

    Kiara Minta Menteri Pengganti Edhy Prabowo Cabut Aturan Ekspor Benih Lobster

    Whats New
    Bukan Digunting, Begini Proses Menutup Kartu Kredit yang Benar

    Bukan Digunting, Begini Proses Menutup Kartu Kredit yang Benar

    Work Smart
    Luhut Buka Kemungkinan Ekspor Benih Lobster Dilanjutkan

    Luhut Buka Kemungkinan Ekspor Benih Lobster Dilanjutkan

    Whats New
    Pemerintah Lelang Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 46,64 Triliun

    Pemerintah Lelang Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 46,64 Triliun

    Whats New
    Biar Dapur Tetap 'Ngebul', Single Parent Bisa Coba Bisnis Ini

    Biar Dapur Tetap "Ngebul", Single Parent Bisa Coba Bisnis Ini

    Earn Smart
    Ini Kunci Kejar Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Per Hari

    Ini Kunci Kejar Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Per Hari

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X