Tiga Bank Akan Menjadi Koordinator Dana Haji

Kompas.com - 05/02/2013, 12:03 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Agama akan menunjuk maksimal tiga bank sebagai koordinator dari bank penerima setoran.

"Fungsinya untuk mengoordinasi. Jadi, saya cuma berhadapan dengan tiga bank saja. Mereka yang melakukan konsolidasi," kata Anggito Abimanyu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, seusai rapat di DPR, Senin, (4/2/2013).

Anggito menilai, saat ini bank yang berstatus sebagai bank penerima setoran (BPS) terlalu banyak sehingga potensi ketidakcocokan data arus kas terlalu besar.

Ketidakcocokan angka arus kas itu sudah ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan ada selisih arus kas yang dikelola Kemenag dengan BPS.

Dengan sistem bank konsolidasi, Anggito berharap tidak ada lagi temuan ketidakcocokan arus kas. Ia melihat, saat ini sering terjadi perbedaan data jemaah dengan dokumen dan data keuangan. "Misalnya di data jemaah ada, tetapi uangnya belum dimutasi," kata Anggito memberi contoh.

Untuk menentukan tiga bank sebagai koordinator, Kemenag, menurut Anggito, akan menetapkan beberapa kriteria. "Bank yang punya track record baik, kesehatan yang paling bagus, dan sistem yang paling luas. Bank yang punya kemampuan," ujar Anggito.

Ia menyebutkan, nanti kriteria dan penentuan BPS itu akan diatur dalam Kemenag dalam peraturan Menteri Agama.  (Anna Suci Perwitasari/Kontan)

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X