Kompas.com - 07/02/2013, 16:08 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga daging sapi di pasar domestik kian melambung tinggi. Harga karkas daging sapi tersebut mengalami kenaikan hingga 20 persen. Hal ini disampaikan oleh Dadang Iskandar, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Daging dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) di Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Dadang mengatakan, harga karkas daging sapi mencapai Rp 71.000 kilogram (kg) hingga Rp 72.000 per kg. Padahal, sebelumnya harga karkas daging sapi berkisar Rp 60.000 per kg. "Harga di rumah potong hewan (RPH) tidak rasional. Kami perkirakan menjelang Lebaran bisa lebih dari Rp 100 ribu per kg," kata Dadang, Kamis (7/2/2013).

Apdasi mengindikasikan, banyak importir kini membeli sapi lokal betina. Hal ini dilakukan agar importir berkesempatan menentukan harga jual. "Baik sapi lokal maupun sapi impor dibeli importir. Kini, importir menjadi penentu harga," tambah Dadang.

Apdasi menuntut pemerintah segera mencabut kebijakan pembelian sapi lokal oleh importir. Jika kebijakan tersebut diteruskan, gejolak harga kian tak terkendali. Imbas jangka panjang, sapi lokal akan dikuasai segelintir pengusaha besar. "Kalau tidak dicabut, harga daging semakin tidak terkendali," ujar Dadang.

Pemerintah juga diminta menyediakan pasokan sapi sesuai kebutuhan dengan harga terjangkau. Apdasi juga mengusulkan untuk melakukan impor sapi siap potong, bukan sapi bakalan. Alasannya, harga sapi trading lebih murah dibandingkan harga sapi bakalan."Harga jual di konsumen nantinya juga lebih murah," ujar Dadang.

Menurut Dadang, populasi sapi di Indonesia cukup untuk menutupi kebutuhan. Namun, tidak semua peternak mau menjual sapinya. Biasanya, sapi dijual jika peternak membutuhkan uang. Akibatnya, banyak RPH yang membeli sapi perah untuk dipotong.

Peternak sapi perah juga lebih memilih menjual daging ketimbang susu karena harga daging yang menggiurkan. "Di Jawa Barat itu, setiap harinya ada sapi perah yang dipotong di RPH sebanyak 300 hingga 400 ekor per hari," ungkap Dadang. (Fitri Nur Arifenie/Kontan)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.