Kompas.com - 05/03/2013, 08:14 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) akhirnya mengakui bahwa dana nasabah dibawa kabur bekas direktur utamanya, Taufiq Michael Ong. Pengelola GTIS akan melaporkan Michael Ong ke polisi.

Namun, GTIS belum mau menyebut total dana nasabah yang dibawa kabur Michael Ong. Azidin, Dewan Penasihat GTIS, menyatakan belum menghitung dana nasabah yang dibawa kabur, detail jumlah dana nasabah di GTIS, dan tunggakan bonus.

Pengurus baru GTIS pun masih dia rahasiakan. Asal tahu saja, kemarin (4/3/2013), GTIS menggelar rapat umum pemegang saham sekaligus memilih pengurus baru GTIS.

Azidin hanya menjamin bahwa GTIS memiliki cukup dana untuk membayar bonus dan tagihan kepada nasabah. Ia menyatakan, GTIS telah mendapatkan seorang investor besar dari dalam negeri yang bersedia membayar penggantian dana.

Siapa investor itu? Lagi-lagi Azidin merahasiakannya. "GTIS ini sudah berjalan bagus, makanya investor mau masuk," kata Azidin. Dengan dasar itu pula, dia akan menjalankan bisnis GTIS seperti sedia kala.

Seorang nasabah GTIS asal Jembatan Tiga yang mengaku bernama Udin berharap janji-janji GTIS bukan angin surga. "Kami berharap apa yang dijanjikan kepada kami bisa segera diberikan," kata Udin.

Beroperasi tanpa izin

Persoalannya, masih ada hal lain yang bisa mengganjal GTIS. Sejauh ini, GTIS beroperasi hanya berdasarkan izin perdagangan syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan belum mengantongi izin regulator yang berkompeten.

Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional MUI Adiwarman Karim menjelaskan, sejumlah perusahaan yang menawarkan investasi emas, termasuk GTIS dan Raihan Jewellery, memang presentasi di Badan Syariah Nasional (BSN) MUI. Mereka berniat menjalankan bisnis jual beli emas dan investasi berskema syariah. Itu sebabnya, mereka meminta sertifikasi syariah dari MUI.

Menurut Adiwarman, MUI meminta mereka melengkapi izin perdagangan dari Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Para pengelola investasi itu menyanggupi dan berjanji melengkapi berbagai izin tersebut.

Halaman:
Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

    RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

    Whats New
    Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

    Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

    Whats New
    Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

    Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

    Whats New
    Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

    Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

    Earn Smart
    Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

    Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

    Whats New
    Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

    Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

    Whats New
    Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam 'Leader's Declaration' G20

    Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam "Leader's Declaration" G20

    Whats New
    Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

    Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

    Rilis
    Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

    Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

    Whats New
    Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

    Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

    Smartpreneur
    Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

    Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

    Spend Smart
    Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

    Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

    Whats New
    APBN Juli 2022 Tercatat Surplus Rp 106,1 Triliun

    APBN Juli 2022 Tercatat Surplus Rp 106,1 Triliun

    Whats New
    Mendag Zulhas Optimistis Harga TBS Sawit Naik Akhir Agustus 2022

    Mendag Zulhas Optimistis Harga TBS Sawit Naik Akhir Agustus 2022

    Whats New
    Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

    Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.