Perpres Mobil Ramah Lingkungan Tunggu SBY

Kompas.com - 08/03/2013, 16:57 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegero di Jakarta, Jumat (8/3/2013), menyatakan, peraturan presiden yang mengatur insentif pajak untuk mobil murah ramah lingkungan sudah berada di Sekretariat Negara.

Dengan demikian, aturan tersebut tinggal menunggu tanda tangan presiden. "Kita masih menunggu, PP-nya di Setneg. Tinggal ditandatangani presiden. Artinya, dalam PP tersebut, fokusnya pada insentif pajak, tetapi di situ ada kriteria penerimanya. Kriteria itu ditegaskan dalam PP dan diatur oleh Menteri Perindustrian," kata Bambang.    

Prinsipnya, kata Bambang, pabriknya di dalam negeri. Jadi, tidak boleh insentif pajak diberikan kepada mobil yang 100 persen impor. Insentif pajak juga berlaku untuk mobil yang punya tingkat emisi tertentu meskipun harganya tidak murah. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X